Seleksi komisioner komnas ham

Peminat Komisioner Komnas HAM Capai 312 Orang

Kompas.com - 31/01/2012, 19:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Hingga hari ini, Selasa (31/1/2012) pukul 18.00, pendaftar calon anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia sudah mencapai 312 orang. Namun, masih ada pendaftar yang belum melengkapi persyaratan-persyaratan yang diperlukan.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Seleksi Calon Anggota Komnas HAM Jimly Asshiddiqie, di Jakarta, Selasa petang. ”Sampai sore ini, jumlah yang mendaftar sebanyak 312 orang,” kata Jimly.

Menurut Jimly, masih ada pendaftar yang belum melengkapi persyaratan administrasi. ”Untuk itu, kami beri kesempatan kepada pendaftar untuk melengkapi persyaratan administrasi sampai 7 Februari 2012,” katanya.

Jimly menambahkan, pada 14 Februari 2012, Pansel Calon Anggota Komnas HAM akan mengumumkan calon anggota yang lolos persyaratan administrasi. Tanggal 14 Maret 2012, Pansel Calon Anggota Komnas HAM akan mengumumkan hasil yang lolos seleksi profil dan masukan dari masyarakat.

Pansel Calon Anggota Komnas HAM akan menyerahkan calon anggota Komnas HAM kepada DPR sebanyak 30 orang ke DPR. Nanti DPR akan memilih. ”Kami sarankan DPR memilih 15 orang, tetapi terserah DPR mau memilih sebelas atau berapa,” katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau