Motogp

Stoner Absen, Lorenzo Tercepat di Tes Pramusim

Kompas.com - 01/02/2012, 02:49 WIB

Kuala Lumpur, Selasa - Pebalap tim Yamaha, Jorge Lorenzo, tampil sebagai yang tercepat dalam tes pramusim MotoGP yang pertama di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa (31/1). Namun, penampilan prima Lorenzo terasa belum lengkap karena juara dunia 2011, Casey Stoner, absen dari acara itu akibat nyeri punggung.

Lorenzo menempuh 30 putaran untuk mencatat waktu tercepat, 2 menit 1,657 detik. Namun, waktu yang dicatat Lorenzo dengan sepeda motor 1.000 cc itu masih lebih lambat 0,195 detik ketimbang catatan waktu Dani Pedrosa dengan sepeda motor 800 cc saat merebut posisi start terdepan di MotoGP seri Malaysia tahun 2011.

Dalam tes pramusim kali ini, Pedrosa menjadi yang tercepat kedua setelah menempuh 48 putaran. Catatan waktu pebalap Spanyol yang masih berada di tim Repsol Honda itu terpaut 0,346 detik dari Lorenzo.

Cal Crutchlow yang mewakili tim Yamaha Tech 3 membuat kejutan dengan menempati posisi ketiga tercepat. Setelah melintasi 32 putaran, catatan waktu Crutchlow hanya terpaut 0,564 detik dari Lorenzo.

Rekan satu tim Lorenzo, Ben Spies, tampil di urutan keempat dengan catatan waktu terpaut 0,577 detik dari Lorenzo. Juara dunia MotoGP tujuh kali, Valentino Rossi, belum mampu tampil prima dan menempati urutan kelima, terpaut 0,735 detik dari Lorenzo.

Andrea Dovizioso, yang baru pulih dari cedera tulang selangka, mampu menempati urutan keenam. Dovizioso yang pindah dari tim Repsol Honda ke tim Yamaha Tech 3 menempati urutan keenam. Dovizioso terpaut 1,094 detik dari Lorenzo.

Tes pramusim diikuti oleh 15 pebalap dari 21 pebalap yang terdaftar secara resmi di MotoGP musim 2012. Beberapa pebalap dari Claiming Rule Team (CRT) memilih tidak hadir ke Sepang untuk menghemat biaya.

Selain ke-15 pebalap itu, terdapat dua pebalap penguji coba yang mengikuti tes pramusim. Keduanya adalah Katsuyuki Nakasuga dari tim Yamaha dan Kousuke Akiyoshi dari tim Repsol Honda.

Stoner sakit punggung

Stoner sempat mengikuti pemanasan pada pagi hari, tetapi lalu berhenti karena punggungnya merasa nyeri. Cedera punggung yang sudah lama diderita Stoner kambuh lagi.

Setelah ditangani fisioterapis, Stoner memutuskan untuk menunda turun ke lintasan. Posisi Stoner digantikan oleh pebalap penguji coba tim Honda, Kousuke Akiyoshi.

”Saya melakukan peregangan pada pagi hari sebelum turun ke lintasan. Tiba-tiba punggung terasa seperti terkunci dan tidak dapat digerakkan,” kata Stoner.

Stoner langsung mendapat bantuan perawatan medis dan terapi. Namun, rasa nyeri di punggung Stoner tidak kunjung sirna pada pagi dan sore hari.

Kondisi itu membuat Stoner digantikan oleh Akiyoshi agar sepeda motor Honda RC213V dapat diuji. Dalam tes hari pertama, Akiyoshi hanya dapat menempati urutan ke-14 dengan selisih waktu 5,506 detik dari Lorenzo.

Stoner berharap segera pulih dan dapat mengikuti uji sepeda motor pada Rabu (1/2). Uji coba itu diperlukan untuk mempermudah Stoner beradaptasi dan mengetahui kemampuannya bersaing dengan sepeda motor Yamaha dan Ducati.

”Masih ada dua hari lagi untuk menguji coba sepeda motor di Sepang. Semoga lintasan tidak terlalu basah dan punggung saya tidak terasa nyeri lagi,” kata Stoner. (MotoGP.com/AFP/ECA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau