Nanan Siap-siap Jadi Cagub Jabar?

Kompas.com - 01/02/2012, 13:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Nanan Soekarna disebut tengah mempersiapkan diri untuk mencalonkan dalam bursa calon Gubernur Jawa Barat. Hal itu terungkap ketika rapat kerja antara Komisi III dengan Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo beserta jajarannya di Komplek DPR, Rabu (1/2/2012).

Anggota Komisi III Trimedya Panjaitan mengatakan, ia mendapat informasi bahwa Nanan tengah mencari dukungan dari berbagai pihak di Jabar. "Pak Wakapolri sudah kumpulkan paskibra, tokoh-tokoh Pasundan karena Pilkada Jabar digelar Februari 2013," kata Trimedya disambut tawa anggota Komisi III dan perwira tinggi Polri.

Menurut Trimedya, jika benar, hal itu adalah hak Nanan. Namun, kata dia, sebaiknya Nanan segera mengundurkan diri dari Kepolisian agar Polri tidak terseret ke ranah politik.

Politisi PDI-P itu memberi contoh sikap Komjen (Purn) Adang Daradjatun yang mengundurkan diri dari Kepolisian ketika mencalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Adang masuk ke Partai Keadilan Sejahtera. "Kalau ada niat itu silahkan. Kami di PDI-P ada dua mantan anggota polri, ada dua mantan gubernur. Jadi kita jaga supaya Polri tetap independen," ucap Trimedya.

Nanan belum menjawab pernyataan Trimedya. Hal itu akan dijawab setelah semua anggota Komisi III selesai bertanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau