Kuli Bangunan dan Peternak Ayam Terjerat Shabu

Kompas.com - 01/02/2012, 18:38 WIB

DEMAK , KOMPAS.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Demak menangkap dua tersangka narkoba jenis shabu. Masing masing STM (45), seorang peternak ayam warga Keboagung Demak dan SR (32), kuli bangunan warga Grobogan.

STM dijerat sebagai kurir sementara SR merupakan salah satu pengguna. Menurut Kasat Narkoba Polres Demak, AKP Arifin, tertangkapnya kedua pemain narkoba tersebut berawal dari penangkapan tersangka SR di depan SPBU Wonosalam. Dari tangan kuli bangunan tersebut petugas menemukan satu paket shabu seberat 0,5 gram yang hendak dikonsumsinya.

Kemudian setelah dilakukan pengembangan, SR mengaku mendapatkan barang haram itu dari STM salah seorang peternak ayam di Kebonagung. Tanpa menunggu lama petugas langsung memburu tersangka STM ke rumahnya. Namun, tersangka tidak berada di rumah dan sedang menju ke pasar untuk menjual ayamnya.

Petugas pun melakukan pengejaran dan berhasil menangkapnya di Jalan Raya Pilangwetan, Kebonagung, Demak, dan dari hasil penggeledahan ditemukan 0,5 shabu yang disembunyikan di jok sepeda motornya.

"Barang bukti shabu yang kami amankan ini ada dua paket, masing masing paket beratnya 0,5 gram" jelas AKP Arifin, Selasa (1/2/2012).

STM di hadapan petugas mengaku baru tiga kali menjadi kurir shabu. Adapun shabu yang di kirim ke pelanggan didapatnya dari BD yang tidak diketahui asalnya. Setiap paket shabu seberat 0,5 gram seharga Rp 300.000. Ia mengaku hanya mendapat upah hanya Rp 10.000 saja. Uang tersebut dia gunakan untuk tambahan penghasilan sebab hidup dari beternak ayam tidak cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-harinya.

"Saya menyesal. Ini semua terpaksa saya lakukan semata-mata untuk memberi makan anak istri," kata STM terbata-bata.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau