MADRID, SENIN
Andai memenangi laga itu, Atletico mencapai empat besar, yang sama nilainya dengan tiket Liga Champions. Walaupun gagal lagi, ”Rojiblancos” tetap bisa berbangga. Mereka bisa mempertahankan performa tim yang meningkat setelah Simeone menangani tim.
Di bawah asuhan mantan pemain timnas Argentina, yang terkenal dengan insiden tekel David Beckham di Piala Dunia 1998, itu, Atletico belum kebobolan.
Simeone menangani Atletico sekitar Natal tahun lalu, menggantikan Gregorio Manzano. Jadi, walaupun belum menembus empat besar, hasil polesan Simeone tetap mendapatkan apresiasi dari pendukungnya.
Pada babak pertama, mereka mencetak banyak peluang. Diawali sundulan Adrian Lopez, menit kedelapan, yang digagalkan kiper Valencia, Diego Alves. Plus peluang Valencia melalui Pablo Piatti, Atletico kembali mencetak peluang lewat sundulan Radamel Falcao.
Peluang gol pasukan Simeone terus berlanjut, melalui tendangan voli Gabriel Fernandez yang melebar dan tendangan Falcao yang digagalkan bek Valencia, Adil Rami, menit ke-65.
Kapten Gabi Fernandez menyesalkan timnya gagal menembus empat besar. Namun, dia yakin masih ada kesempatan lain untuk mewujudkan keinginan itu. ”Tim memiliki moral yang tinggi karena kami menumpahkan semua kemampuan di lapangan,” kata Fernandez.
Valencia menghadapi Atletico dengan fokus terbagi dengan persiapan melawan Barcelona pada laga kedua semifinal Piala Raja, Rabu besok.
Meski demikian, Valencia tetap aman di peringkat ketiga dan terpaut poin cukup lebar (lima poin) dengan tim peringkat keempat. Kini di peringkat keempat adalah Levante, yang tertahan 1-1 saat menjamu Racing Santander, Sabtu lalu.
Sementara itu, perebutan gelar juara hanya menjadi ajang pacuan Real Madrid dan Barcelona, yang juga tidak terlalu ketat.
Peringkat kelima dan keenam, yang kini secara berurutan diduduki Espanyol dan Athletic Bilbao, bakal mendapatkan tiket berlaga di Liga Europa musim depan. Persaingan merebut tiga slot itu kini melibatkan minimal enam tim yang terpaut selisih poin sangat tipis, yakni Levante (32 poin), Espanyol (32), Bilbao (30), Atletico (30), Malaga (28), dan Osasuna (28).
Minggu lalu, Osasuna memetik satu poin dengan menahan tuan rumah Sporting Gijon 1-1. Malaga dapat memperbaiki posisi jika mereka mampu menang di kandang tim papan bawah Granada pada laga Selasa dini hari WIB tadi.
Klub bekas papan atas yang terpuruk, Sevilla, tertatih-tatih setelah kalah di kandang 1-2 dari Villarreal. Sevilla musim ini terpuruk dan sekarang berada di urutan ke-16. Bagi Villarreal, hasil positif di Sevilla itu bisa memotivasi mereka menghadapi laga selanjutnya. Itu sukses tandang pertama Villarreal musim ini.