JAKARTA, KOMPAS.com — Fitch Ratings menyatakan di Jakarta, Jumat (10/2/2012), bahwa perjanjian yang ditandatangani PT Indosat Tbk dan PT Tower Bersama Infrastructure (TBI) Tbk untuk penjualan dan sewa kembali 2.500 menara, tidak berdampak pada peringkat Indosat.
Fitch mencatat bahwa Indosat menerima 342-350 juta dollar AS di muka dari transaksi tersebut, dan akan menghemat belanja modal dan biaya operasional menara di masa mendatang.
Perusahaan juga akan menjadi pemegang saham sejumlah 5 persen pada TBI. Kas yang diperoleh akan digunakan untuk membayar utang, belanja modal, dan kebutuhan umum korporasi. Pada 30 September 2011, utang perusahaan senilai Rp 21,64 triliun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Indosat akan membayar 50 juta dollar AS per tahun untuk sewa dan pemeliharaan atas 2.500 menara, sehingga marjin EBITDA menurun. Oleh sebab itu, Fitch memperkirakan transaksi dimaksud tidak menurunkan rasio utang funds flow from operations (FFO) adjusted net leverage di bawah 2,5 kali yang merupakan pedoman peningkatan peringkat.
Namun pertumbuhan pendapatan bisnis utama dan pertumbuhan arus kas dapat menyebabkan arus kas sebelum dividen menjadi positif dan menurunkan rasio utang, sehingga prospek tetap positif.
Fitch sedang dalam tahap diskusi dengan TBI perihal pengaruh transaksi tersebut pada perusahaan, serta akan memublikasikan potensi pengaruhnya pada peringkat TBI setelah menyelesaikan analisisnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang