Kekerasan

Dalam Sehari Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan

Kompas.com - 16/02/2012, 19:01 WIB
KOMPAS.com - Sedikitnya lima polisi terluka dalam serangan bom bunuh diri yang terjadi Kamis (16/2/2012) sore di kota Pakistan barat laut Peshawar, kata media lokal dan polisi.
   
Menurut laporan saluran Urdu TV ARY, serangan itu terjadi sekitar pukul 13.00 waktu setempat ketika seorang pengebom bunuh diri meledakkan dirinya di dekat satu kendaraan polisi di daerah Sarband, Peshawar, ibu kota Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, di baratlaut Pakistan.
   
Berbicara kepada media, Komisaris Kabupaten Peshawar mengatakan satu kendaraan polisi sedang patroli rutin di pinggiran kota ketika ditargetkan oleh seorang pengebom bunuh diri yang identitasnya belum diketahui.
   
Korban terluka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sumber-sumber rumah sakit mengatakan sedikitnya dua dari polisi terluka dalam kondisi kritis.
   
Kontingen berat polisi dikirim ke lokasi ledakan dan mereka mengepung daerah itu untuk operasi pencarian. Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
   
Sebelumnya pada Kamis pagi serangan bom bunuh diri dilaporkan di daerah Dir yang terletak di sebelah utara Peshawar, tempat tiga milisi perdamaian lokal pro pemerintah tewas dan tujuh lainnya luka-luka.
   
Dua ledakan bunuh diri terjadi sesaat setelah Presiden Afganistan Hamid Karzai tiba di Pakistan untuk kunjungan kenegaraan dua hari.  Salah satu misi kunjungan Karzai adalah mencari bantuan dari pihak Pakistan untuk mengadakan pembicaraan dengan Taliban.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau