Uji Konsolidasi buat Arsenal

Kompas.com - 18/02/2012, 03:37 WIB

SUNDERLAND, JUMAT - Empat nama besar Liga Primer (Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur) tampil pada putaran kelima Piala FA, akhir pekan ini. Arsenal dan Chelsea dibelit masalah serius. Jika masalah tak segera diatasi, Arsenal bisa terganjal Sunderland di Stadion Light, Sabtu (18/2).

Arsenal baru remuk redam dihajar AC Milan 0-4 di laga pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu lalu. Pelatih Arsene Wenger kini berusaha mengonsolidasi kepercayaan diri timnya untuk bisa bangkit lagi saat menghadapi Sunderland.

Sunderland memperlihatkan peningkatan signifikan sejak dipoles Pelatih Martin O’Neill per awal Desember. Pekan lalu, mereka kalah 1-2 saat menjamu Arsenal di Liga Inggris berkat gol dramatis Thierry Henry.

Kini, Henry sudah pulang ke New York, kembali ke klub Red Bulls. Arsenal juga tak bisa tampil sekuat pekan lalu akibat cedera dua bek tengah mereka, Per Mertesacker dan Laurent Koscielny.

Wenger harus memilih antara menempatkan Alex Song atau memanggil Sebastien Squillaci untuk berduet dengan Thomas Vermaelen di bek tengah. Namun, yang terpenting dilakukan Wenger adalah memulihkan kepercayaan diri para pemainnya.

”Kekecewaan berat seperti (kekalahan dari Milan) itu berdampak terhadap kepercayaan diri Anda,” ujar Wenger. ”Kami punya pekerjaan besar menyatukan kembali tim dan tidak punya banyak waktu dalam mempersiapkan diri untuk laga Sabtu.”

Sunderland lolos ke putaran kelima setelah memenangi laga ulangan di kandang Middlesbrough, pekan lalu. Di bawah O’Neill, Sunderland menang sembilan kali dari 15 laga, termasuk memukul Manchester City 1-0 saat Tahun Baru.

Kini, Sunderland lolos dari ancaman degradasi dan mapan di papan tengah klasemen. ”Kami masih berdiri tegak meski akhir pekan lalu kami kalah (dari Arsenal),” kata Sebastian Larsson, gelandang Sunderland.

”Bakal sulit melawan tim seperti Arsenal, tetapi kami mendapat banyak hal positif dari penampilan pekan lalu dan siap tampil dengan keyakinan penuh bakal menang.” Tim pemenang lolos ke perempat final.

Keretakan di Chelsea

Masalah yang dihadapi Chelsea berbeda, tetapi terlihat lebih serius, sebelum menjamu Birmingham City, Sabtu ini. Mereka dilanda keretakan akibat perselisihan antara Pelatih Andre Villas-Boas (34) dan sejumlah pemain seniornya seusai kalah 0-2 di Everton, pekan lalu.

Beberapa pemain senior Chelsea mempertanyakan kemampuan pelatih asal Portugal itu dan ragu apakah dia orang yang tepat menangani Chelsea. ”Mereka tak harus mendukung proyek saya. Pemilik klub yang mendukung proyek saya,” kata Villas-Boas.

Kapten John Terry bakal absen karena cedera. Ashley Cole masih meragukan. Didier Drogba dan Salomon Kalou sudah bergabung lagi selepas tampil di Piala Afrika, tetapi belum main.

Pada laga lain, Everton versus Blackpool; Norwich menjamu Leicester; Bolton Wanderers bertandang ke Millwall. Adapun Liverpool dan Tottenham berlaga Minggu (19/2) besok.

(AFP/BBC/GUARDIAN/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau