Ditinggal Kekasih Nikah, Pria Ini Gantung Diri

Kompas.com - 19/02/2012, 22:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Cinta memang bisa membuat siapa saja gelap mata. Hal tersebut dialami Sodikmutaqin (34), warga asal Tasikmalaya yang tinggal Jalan Kali Anyar IX, Tambora, Jakarta Utara. Putus cinta akibat ditinggal kekasihnya yang menikah di kampung halaman, pria malang tersebut mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Tubuh Sodikmutaqin ditemukan pertama kali oleh warga sekitar pukul 18.45 WIB yang langsung menghubungi pihak kepolisian lewat ketua RW. "Berdasarkan laporan warga, kedapatan ada warga yang bunuh diri di sebuah kamar kontrakan milik Bapak Rusli," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tambora, Ajun Komisaris Sukatma, Minggu (19/2/2012).

Sukatma melanjutkan, berdasarkan keterangan dari para tetangga, korban mengalami depresi akibat kekasihnya di kampungnya, Tasikmalaya, menikah dengan pria lainnya. "Sebelumnya, tuh korban pernah cerita-cerita ke tetangga bahwa pacarnya di kampung akan nikah," lanjutnya.

Perasaan sakit hati karena cintanya bertepuk sebelah tangan mendorong pria yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta tersebut untuk mengakhiri hidupnya. "Caranya dia gantung diri dengan menggunakan seutas tali tas yang di gantungkan di tiang kaso," lanjut Sukatma.

Jenazah pria tersebut pun diturunkan oleh warga dan disemayamkan di rumah kontrakannya. Untuk selanjutnya, jenazah tersebut akan dibawa ke kampung halaman di Desa Tegaljaya, Kecamatan Cihideung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, untuk dimakamkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau