Pengunduran Diri Kevin Rudd Tak Ganggu Indonesia-Australia

Kompas.com - 22/02/2012, 17:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa menegaskan, pengunduran diri Menteri Luar Negeri Australia Kevin Rudd tak mengganggu hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Australia. Hubungan diplomatik kedua negara tetap saling menguntungkan dan bersahabat.

"Secara pribadi, Indonesia juga menjalankan hubungan yang sangat baik dengan Pak Kevin Rudd. Juga dengan (Menlu) sebelumnya, Steven Smith," kata Marty kepada para wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (22/2/2012).

Rudd mengundurkan diri, Rabu (22/2/2012). Rudd mengatakan, dia tidak bisa melanjutkan tugasnya tanpa dukungan Perdana Menteri Julia Gillard. Pengunduran diri Rudd itu terjadi di tengah spekulasi bahwa dia akan menantang Gillard untuk posisi perdana menteri.

"Sederhana saja, saya tidak bisa melanjutkan tugas sebagai menteri luar negeri jika tidak mendapat dukungan Perdana Menteri Gillard," katanya pada konferensi pers di Washington, Amerika Serikat, Selasa (21/2/2012) tengah malam.

Pengumuman itu disiarkan langsung ke Australia. "Karena itu saya percaya langkah terhormat bagi saya adalah mengundurkan diri," lanjutnya.

Pemerintah Australia yang kini dikuasai Partai Buruh diguncang spekulasi tentang apakah Rudd, yang "disingkirkan" dari kursi perdana menteri oleh Gillard pada pertengahan 2010, akan menantang Gillard untuk jabatan kepala pemerintahan negeri itu. Meskipun tidak lagi menjadi perdana menteri, tingkat popularitas Rudd masih cukup tinggi di Australia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau