Alam

Korban Tewas Longsor Kashmir 16 Orang

Kompas.com - 24/02/2012, 15:12 WIB

KOMPAS.com - Sampai saat ini, jumlah korban tentara India yang tewas lantaran longsoran salju di Kashmir menjadi 16 orang. Menurut warta AP dan AFP, tiga orang lainnya yang masih hilang sejak kemarin masih dalam pencarian.

Longsoran salju besar menghantam kamp militer di Desa Dawar,  Gurez, di perbatasan  Bandipora, sekitar 115 kilometer sebelah utara  Srinagar, ibu kota musim panas Kashmir yang dikuasai India. Sementara itu longsor lebih kecil membentur tiang di Sonamarg, Ganderbal, sekitar 84 kilometer sebelah utara Srinagar.
   
Sedikitnya 13 tentara berhasil diselamatkan sejauh ini setelah mereka terperangkap di bawah lapisan tebal salju di Gurez. "Korban tewas dalam longsor salju telah mencapai 16 orang dan tiga lainnya masih hilang," kata Letnan Kolonel JS Brar, juru bicara Angkatan Darat India di Srinagar.
   
"Korban tewas juga termasuk lima pejabat junior yang ditugaskan di sana," imbuhnya.

Sebuah longsor besar menghantam satu lokakarya tentara di markas Brigade sektor Gurez pada sekitar pukul 22.00 waktu setempat Rabu. Dalam insiden itu, 29 polisi terperangkap di bawah lapisan salju  tebal. Para pejabat mengatakan, kondisi cuaca buruk di daerah Gurez menghambat operasi penyelamatan.
   
Pada Kamis sore, satu helikopter militer berhasil menerbangkan tim khusus dari tim penyelamat militer ke daerah itu untuk melakukan pencarian. "Operasi-operasi penyelamatan sedang terhalang oleh salju berat dan kondisi cuaca yang buruk," kata Brar.
   
"Satu tim khusus dari Sekolah Tinggi Altitude Warfare bersama dengan dua anjing penyelamat longsor telah mencapai tempat," tutur Brar menambahkan.

Seorang pejabat pemerintah daerah dengan manajemen sel bencana kawasan, Amir Ali, mengatakan kendaraan militer sedikitnya 25 dan 17 barak rusak akibat longsoran salju di Gurez.
   
Gurez berlokasi dekat dengan Garis Kontrol (LoC), perbatasan de facto yang membagi menjadi bagian-bagian Kashmir yang dikontrol India dan Pakistan. Di situ, terdapat penyebaran besar tentara India dan penjaga perbatasan di LoC di wilayah tersebut.
   
Para pejabat mengatakan empat polisi dan dua petugas sipil terluka di kamp Sonamarg dan kini mereka  menjalani pengobatan. Kamp Sonamarg terkena longsoran pada sekitar pukul 17.00 waktu setempat, Rabu.
   
Kashmir yang dikontrol India  mengalami hujan salju berat di hulu selama dua bulan terakhir. Pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan longsor salju di wilayah ini menyusul laporan-laporan dari Pengkajian Pembentukan Salju dan Longsor Salju, yang meminta orang yang mendiami tempat-tempat tersebut menghindari berkeliaran di luar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau