jakarta, kompas
Program pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI harus didukung dan diaplikasikan di wilayah masing-masing. Dengan demikian, pembangunan di Jakarta akan lebih selaras dan mengena hingga ke tingkat masyarakat.
Pernyataan Fauzi ini disampaikan seusai rapat pimpinan
Fauzi menegaskan, selama ini masih ada penafsiran bahwa pekerjaan yang dilakukan provinsi tidak perlu didukung pelaksanaan programnya di daerah.
”Wali kota harus berkomitmen untuk melaksanakan program pemerintah dan jangan menafsirkan program itu berbeda-beda. Sinkronisasi program juga agar dilakukan dengan baik,” kata Fauzi di Balaikota DKI Jakarta, Senin (27/2).
Ia berpandangan, hingga saat ini, banyak wali kota belum terlibat 100 persen dalam program. Ia mencontohkan, banyak jalan penghubung hilang atau belum tersambung. Padahal, jika jalan penghubung terselesaikan, hal itu bisa memperlancar arus lalu lintas di lingkungan tersebut.
”Contohnya, dari Hotel Shangri-La menuju Jalan Mas Mansyur, belok ke kiri, yang menyempit. Itu simpul-simpul sederhana, namun jika dikoordinasikan dengan baik akan memperlancar lalu lintas. Hal-hal seperti ini bukan baru. Wali kota sudah berganti-ganti tapi ini tidak terselesaikan,” lanjutnya.
Salah satu jalan penghubung yang hilang tetapi akhirnya tersambung adalah di belakang Kedutaan Besar Malaysia. Saat ini, jalan itu sudah bisa dibuka sehingga bisa menjadi akses bagi kendaraan menuju Jalan HR
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara Bambang Sugiyono menyatakan, kelima wali kota pasti mendukung program Pemerintah Provinsi DKI. Namun, sering kali wali kota terkendala masalah kewenangan dan kondisi di lapangan.
”Soal pembebasan lahan, misalnya, sering kali tanah itu adalah tanah sengketa sehingga tidak mudah untuk dibebaskan,” kata Bambang.
Data Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, jalan penghubung yang ditargetkan direalisasikan pada 2012 di antaranya Jalan Joglo Raya, Jalan Denpasar Utara-RS Aini-Setiabudi Utara, Jalan Kuningan Madya-Halimun, dan jalan tembus Akri-Garnisun.
Yang lain adalah jalan tembus sejajar rel Semanan, Jalan Mas Mansyur-Kendal-Latuharhari-Tambak, dan jalan tembus