Transportasi

Hanya Tiga Koridor Terapkan Kontrak Kerja Baru

Kompas.com - 01/03/2012, 15:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Terkait dengan peristiwa mogok kerja puluhan sopir bus transjakarta Koridor III pada Rabu (29/2/2012) lalu, Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta, M Akbar, mengatakan, pihaknya tidak memiliki hak untuk campur tangan dalam masalah gaji sopir.

"Kami hanya bisa menyampaikan kepada operator saja untuk mematuhi aturan ketenagakerjaan. Misalnya, tidak boleh kurang dari UMP," kata Akbar, di Jakarta, Kamis (1/3/2012).

Dia menjelaskan, saat ini terdapat dua kontrak kerja, yakni kontrak kerja baru dan kontrak kerja lama. Di dalam kontrak kerja ini tertuang hal yang mengatur masalah besarnya penghasilan yang wajib diberikan kepada para sopir bus transjakarta oleh operator.

Saat ini, koridor yang sudah menggunakan kontrak kerja baru hanya Koridor XI (Kampung Melayu-Pulo Gebang) yang baru diresmikan akhir tahun lalu. Kemudian, ada pula dua koridor yang akan menyusul memakai kontrak kerja baru ini, yakni Koridor I (Blok M-Kota) dan Koridor VIII (Lebak Bulus-Harmoni), yang sedianya akan kembali dilelang pada tahun ini.

"Yang masuk dalam kontrak kerja baru, minimum gaji 3,5 kali UMP. Untuk kontrak kerja lama minimal 1 kali UMP atau sekitar Rp 1,5 juta dan tidak bisa diubah sampai masanya berakhir. Jadi kebijakan upah ini bisa untuk kebijakan baru. Untuk mengubah kontrak kerja lama, perlu landasan hukum," kata Akbar.

Dengan demikian, sisa delapan koridor lain masih menggunakan kontrak kerja lama dan sistem gaji yang lama hingga masa kontraknya habis dan kemudian dilelang kembali. Pelelangan masing-masing koridor ini akan segera dilakukan secara bertahap.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau