Pakistan Sukses Tes Rudal Balistik Jarak Pendek

Kompas.com - 05/03/2012, 15:40 WIB

ISLAMABAD, KOMPAS.com — Pakistan, Senin (5/3/2012), mengatakan, sukses melakukan uji tembak sebuah rudal balistik jarak pendek yang mampu membawa hulu ledak atom.

Hatf II (Abdali) memiliki jangkauan 180 kilometer dan mampu membawa hulu ledak nuklir serta hulu ledak konvensional dengan "akurasi tinggi", kata pihak militer Pakistan dalam satu pernyataan.

"Rudal itu menyediakan kemampuan level operasional untuk pasukan strategis Pakistan sebagai tambahan bagi kemampuan level strategis dan taktis yang sudah Pakistan miliki," kata pernyataan itu.

Negara Asia Selatan yang berseteru,  India dan Pakistan—yang terlibat dalam tiga perang sejak kemerdekaan dari Inggris tahun 1947—telah secara rutin melakukan uji coba rudal sejak keduanya mendemonstrasikan kemampuan senjata nuklir pada 1998. Pakistan memiliki persenjataan rudal jarak pendek, menengah, dan jarak jauh.

Dua negara bertetangga itu berada di ambang konflik nuklir tahun 2002 berkaitan dengan sengketa wilayah Kashmir. Dialog perdamaian yang bergerak lambat kembali terjadi Maret lalu setelah terhenti tiga tahun sesudah serangan di Mumbai pada November 2008. India dan Amerika Serikat menuding serangan itu dilakukan oleh kelompok garis keras Pakistan, Lashkar-e-Taiba, dan Islamabad kemudian mengakui bahwa serangan itu setidaknya sebagian direncanakan di Pakistan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau