Sepak bola

Inter Belum Lepas dari Krisis

Kompas.com - 06/03/2012, 03:12 WIB

Milan, Senin - Klub Italia, Inter Milan, masih belum bisa keluar dari krisis performa yang tak meyakinkan. Tim ”Biru Hitam” ini kembali gagal meraih kemenangan dan nyaris dipermalukan di depan pendukungnya oleh tim tamu, Catania, dalam laga lanjutan Serie A, Senin (5/3) dini hari WIB.

Dalam laga itu, Inter sempat tertinggal dua gol sebelum menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Dua gol Catania dicetak Alejandro Gomez pada menit ke-19 dan MJ Izco pada menit ke-38. Sementara dua gol balasan Inter dicetak di babak kedua melalui Diego Forlan pada menit ke-71 dan Diego Milito pada menit ke-79.

Hasil imbang 2-2 ini menambah rekor ketidakmampuan Inter memenangi pertandingan di ajang Serie A. Tim besutan Pelatih Claudio Ranieri ini sudah tidak pernah menang dalam tujuh laga terakhir. Akibatnya, posisi Inter di klasemen sementara masih tertahan di papan tengah, yakni di peringkat tujuh dengan nilai 37.

Suporter Inter Milan yang hadir di Stadion Giuseppe Meazza sampai gerah melihat penampilan tim kesayangannya. Mereka bahkan mengejek timnya dengan siulan panjang dan cemooh di babak kedua.

”Siulan dari fans jelas tidak menyenangkan, tetapi dalam kondisi Inter yang sedang terpuruk hal itu normal,” kata pemain gelandang Andrea Poli yang masuk menggantikan Esteban Cambiasso di babak kedua.

Hasil imbang 2-2 di kandang tidak membuat posisi Ranieri terancam. Manajer Umum Inter Milan Ernesto Paolillo menegaskan, posisi Claudio Ranieri sebagai pelatih kepala tidak berada dalam ancaman. Dia menambahkan, hasil imbang lawan Catania diharapkan menjadi titik balik kebangkitan ”I Nerazzuri”.

”Saya masih sering berbicara dengan Ranieri. Dia sangat percaya diri dan saya merasa optimistis seperti dirinya,” ujar Paolillo kepada Sky Sport Italia.

Sementara itu, Pelatih Catania Vincenzo Montella mengaku kecewa dengan hasil imbang itu. ”Sayangnya kami sempurna dalam 75 menit pertama dan di babak kedua kami gagal menyelesaikan peluang kami. Babak pertama sangat fantastis. Kami bermain dengan baik dan tidak memberi kesempatan kepada Inter, memukul mereka di saat yang tepat dengan serangan balik,” kata Montella.

Puncak klasemen Serie A untuk sementara masih dikuasai AC Milan dengan koleksi poin 54. Milan unggul tiga poin dari Juventus setelah mereka menang 4-0 atas Palermo, sedangkan Juventus ditahan Chievo 1-1 di kandang. Juventus masih punya satu laga sisa lebih banyak.

Liga Spanyol

Pada laga lanjutan liga Spanyol, Real Madrid masih menjaga keunggulan bersih 10 poin dari seteru abadinya, Barcelona. Tim Catalan sempat mengatasi ketinggalan menjadi tujuh poin setelah menang 3-1 atas Sporting Gijon pada Sabtu. Namun, Madrid kembali menjaga keunggulan 10 angka setelah hari Minggu atau Senin dini hari WIB menang 5-0 atas Espanyol.

Sementara itu, Presiden Komite Wasit La Liga, Victorino Arminio, mengungkapkan, pihaknya akan melaporkan bek Barcelona, Gerrard Pique, ke Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF). Komite menganggap Pique telah melecehkan wasit Carlos Velansco Carballo yang memimpin laga Barcelona melawan Sporting Gijon.

Pada laga itu, Pique diusir wasit setelah melanggar Miguel de las Cuevas. Setelah mendapat hukuman, mantan pemain Manchester United tersebut menyebut kartu merah itu telah direncanakan wasit. ”Komentar itu membuat darah kami mendidih,” ujar Arminio. (AFP/OTW)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau