Bermodal Rekor, Alex Noerdin Janji Benahi Jakarta

Kompas.com - 07/03/2012, 00:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bursa bakal calon Gubernur DKI Jakarta semakin sesak dengan kehadiran nama Alex Noerdin, yang didukung oleh Partai Persatuan Pembangunan. Alex yang sekarang aktif menjabat sebagai Gubernur Sumatera Selatan juga disebut-sebut bakal menjadi calon kuat dari Partai Golkar.

Atas peluang menjadi bakal calon gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 itu, Alex mengaku percaya diri dapat membawa kesuksesan yang telah dilakukannya di Sumatera Selatan (Sumsel) ke Jakarta. Tak tanggung-tanggung, kendati belum secara resmi menjadi calon gubernur dari Partai Golkar, Alex sudah menebar janji kampanyenya.

"Saya punya konsep dan commitment contract. Sudah jauh-jauh hari, saya janjikan Jakarta bebas banjir dan bebas macet dalam tiga tahun. Kalau tidak, saya mundur," kata Alex dalam diskusi "Pilih Incumbent atau Figur Baru?" di Gedung Jakarta Media Center, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2012).

Ia mengaku, janji kampanye yang terlalu dini itu ditanggapi sinis banyak orang. Namun, Alex percaya diri lantaran pengalamannya yang sudah cukup panjang dalam mengelola pemerintahan. Alex pernah menjadi Bupati Banyuasin, Sumsel, selama dua periode berturut-turut, yakni pada 31 Desember 2001 hingga 30 Desember 2002 dan 16 Januari 2007 hingga 14 Juni 2008. Setelah itu, ia menjabat sebagai Gubernur Sumsel pada tahun 2008 hingga sekarang.

Alex percaya bahwa warga DKI akan mempertimbangkan rekam jejak dirinya dalam memimpin pemerintahan. Janji kampanye ini dilakukan Alex juga karena berkaca pada masa kampanye dirinya saat berusaha mendapatkan kursi Gubernur Sumsel.

"Saat itu, saya kampanye lawan incumbent pada tahun 2008. Janji kampanye saya adalah bebas biaya sekolah dari SD-SMA dan setingkatnya serta bebas biaya berobat di Sumatera Selatan dalam waktu satu tahun kalau saya terpilih," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sumsel itu.

Alex mengatakan, janji itu ia penuhi, bahkan lebih cepat dari target awalnya. Ia butuh waktu 81 hari untuk memenuhi janji kampanyenya itu. "Akhirnya, saya dapat rekor pemenuhan janji kampanye dari MURI (Museum Rekor Indonesia-Dunia) dan belum terpecahkan sampai sekarang. Kalau ada yang bilang dia hebat, lihat saja performance. Ingat bukti, bukan janji," kata Alex.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau