Longsor Ganggu Jalur Wisata Solo-Selo-Borobudur

Kompas.com - 09/03/2012, 19:46 WIB

BOYOLALI, KOMPAS.com - Meskipun diguyur hujan gerimis beberapa saat, longsor terjadi di dua lokasi berbeda di Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Jumat (9/3/2012) pagi tadi. Akibatnya, jalur wisata Solo-Selo-Borobudur terputus hingga 1,5 jam. Sedangkan longsor di Dukuh Tempel, Desa Jrakah mengakibatkan satu rumah milik warga setempat, mengalami retak-retak.

Riyadi (25) warga setempat yang sedang mencari rumput tak jauh dari lokasi, menceritakan longsor di Dukuh Jarak Lor terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dan datang tiba tiba. "Saat sayang mencari rumput terdengar suara gemuruh, setelah saya lihat ternyata tebing ladang itu sudah longsor," katanya.

Tanah longsor dari tebing ladang milik Barni setinggi sekitar 15 meter itu pun menimbun seluruh badan jalan raya Boyolali-Magelang. Lebar longsor sekitar 7 meter. Akibatnya, jalur wisata itu sempat terputus. Seluruh kendaraan dari kedua arah baik Magelang maupun Boyolali tidak bisa melintas.

"Sempat terjadi kemacetan dan antrian kendaraan sekitar 500 meter," kata Singat (35), warga lainnya, saat bergotong royong membersihkan longsoran.

Mengetahui ada tanah longsor yang menutup jalan, puluhan warga dari Dukuh Jarak Kidul, Desa Jrakah langsung mendatangi lokasi kejadian. Mereka membawa cangkul dan sekop untuk bergotong-royong menyingkirkan tumpukan longsoran tanah yang menuntup seluruh badan jalan itu, dengan ketebalan sekitar 1 meter.

Tak butuh waktu lama, 1,5 jam kemudian, tanah longsor sudah berhasil dibersihkan dan jalan sudah bisa terbuka. "Sekitar pukul 09.30, jalan telah terbuka lagi dan mobil serta motor sudah bisa melintas," kata Singat.

Namun, mobil yang hendak melintas di lokasi longsor itu harus antre. Pasalnya, hanya muat untuk satu mobil. Pengendara motor juga harus ekstra hati-hati, karena jalan di lokasi longsor juga becek dan licin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau