Manchester, Jumat
”Harus diakui, kami mengalami musim yang buruk di tingkat Eropa musim ini. Ada kelambanan di sisi pertahanan,” kata Ferguson, Jumat (9/3) WIB, usai kekalahan MU 2-3 dari Athletic Bilbao di putaran pertama babak 16 besar Liga Europa.
Dalam empat kekalahan di kandang pada tingkat Eropa, MU kebobolan tiga gol saat menghadapi Basel, kebobolan dua gol oleh Benfica, dua gol oleh Ajax Amsterdam, dan tiga gol dari Bilbao. Dengan rata-rata kebobolan 2,5 gol per pertandingan, permainan kandang MU di Eropa jauh lebih buruk dibandingkan saat tampil di liga domestik, yang sulit dikalahkan.
”Kami harus mengatur ulang cara bermain di kandang pada tingkat Eropa,” kata Ferguson.
Dalam pertandingan melawan Bilbao, para pemain MU berusaha langsung menekan sejak awal babak pertama. Kapten Wayne Rooney membawa timnya unggul lebih dulu dengan mencetak gol pada menit ke-22.
Sorak-sorai para pendukung MU di Old Traford terhenti saat Fernando Llorente menyamakan kedudukan menjadi 1-1, satu menit menjelang turun minum.
Bilbao terus memberikan perlawanan di babak kedua dan berhasil mencetak gol kedua melalui Oscar de Marcos pada menit ke- 72. Gol ini membuat 7.000 pendukung Blibao yang datang dari Spanyol mulai bersukaria.
Iker Muniain melengkapi kegembiraan para pendukung Bilbao dengan mencetak gol ketiga pada menit ke-90. Rooney memperkecil ketertinggalan timnya dengan gol kedua melalui kotak penalti pada menit terakhir.
”Athletic Bilbao lebih baik dari kami di pertandingan ini. Mereka sangat agresif dalam menyerang dan pertahanan. Mereka menumpuk pemain di tengah dan memberikan masalah bagi kami,” puji Ferguson bagi rivalnya.
Kekalahan juga dialami tim sekota MU, Manchester City, saat bertandang ke Estadio Jose Alvalade, Portugal, untuk menghadapi Sporting Lisbon. City kalah 0-1 dari Sporting.
Menghadapi Sporting, Manajer City Roberto Mancini melakukan perubahan tujuh posisi di timnya dibandingkan saat mengalahkan Bolton Wanderers, Sabtu lalu. Beberapa pemain cadangan dimainkan karena padatnya jadwal pertandingan Liga Primer.
Meski mengalami banyak perubahan, para pemain City tetap berusaha bermain agresif untuk merebut kemenangan. Sebaliknya, para pemain Sporting juga terus mengimbangi permainan City sehingga babak pertama berakhir tanpa gol.
Mimpi buruk City terjadi pada menit ke-51 saat pemain belakang asal Brasil, Xandao, menendang bola liar dengan tumit belakangnya dan mengecoh kiper Joe Hart untuk menggetarkan gawang City.
Para pemain City terus berusaha membalas, tetapi ketatnya pertahanan Sporting yang dikoordinasi Joao Pereira membuat Mario Balotelli dan kawan-kawan gagal menyamakan kedudukan. Selain kalah, City juga bakal kehilangan kapten Vincent Kompany karena cedera betis.
Pada pertandingan lainnya, Atletico Madrid menang 3-1 atas Besiktas dan FC Twente Enschede menang 1-0 atas Schalke 04.