Misi kemanusiaan

GMJ Indonesia Bertolak ke Yerusalem

Kompas.com - 10/03/2012, 22:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 27 delegasi Indonesia dan 3 delegasi Filipina bertolak ke Karachi (Pakistan), untuk mengikuti konvoi Asia yang merupakan bagian integral dari proses pelaksanaan "Global March to Jerusalem" (GMJ), Jumat (9/3/2012) lalu.

Dalam siaran pers Medical Emergency Rescue Commitee (MER-C), Sabtu (10/3/2012) disebutkan, konvoi yang diorganisasi gerakan aktivis se-Asia ini akan menempuh jalur darat, sebelum akhirnya akan berkumpul bersama jutaan manusia di perbatasan Yordania pada 30 Maret 2012.

Para relawan dan sejumlah jurnalis ini akan melakukan misi kemanusiaan di Yerusalem.

Delegasi Indonesia terdiri atas dua aktivis dari VOP (Voice of Palestine), empat relawan MER-C sebagai tim medis, satu mahasiswa, 16 aktivis dari AWG (Aqsa Working Group), satu jurnalis Metro TV, satu jurnalis TV One, dan satu jurnalis Republika.

Delegasi GMJ yang berangkat kemarin terbagi menjadi 2 tim. Tim pertama sebanyak 11 orang (delapan delegasi Indonesia dan tiga delegasi Filipina) bertolak ke Karachi pada hari Jumat, ukul 17.40 WIB, denga dengan menggunakan Qatar Airways.

Tim kedua sebanyak 19 orang, juga telah bertolak ke Karachi pada Pukul 22.00 WIB.

Dalam acara pelepasan delegasi GMJ yang digelar di Kantor MER-C Jakarta, Mujtahid Hashem, Direktur Eksekutif VOP, mengatakan, delegasi yang berangkat hari ini adalah tim pertama dari GMJ Indonesia. Tim-tim berikutnya akan menyusul dan bergabung dengan konvoi GMJ ini di Teheran, Istanbul, Beirut, dan juga Yordania.

"Konvoi darat GMJ ini sangat penting, karena dengan itu kita dapat meraih dukungan dari setiap negara yang kita lewati," ujar Hashem.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau