Menyiasati Dua Rumah Kopel Tetap "Nyambung"

Kompas.com - 13/03/2012, 14:31 WIB

KOMPAS.com - Dalam pengembangan rumah sederhana muncul istilah rumah kopel. Konsep rumah kopel adalah berhimpitan, yang biasanya memanfaatkan satu dinding, seperti terlihat menyambung, padahal terdiri dari dua rumah.

Namun, karena luasnya sempit sementara kebutuhan ruang meningkat, orang kemudian membeli dua rumah kopel. Masalahnya, fasad rumah antara desain lama dan desain baru menjadi tidak "nyambung", padahal masih satu rumah. Hal ini bisa terjadi lantaran orang mengabaikan desain fasad dari pengembang karena terdesak kebutuhan ruang.

Menyiasati perbedaan dua fasad ini, Anda sebetulnya dapat melakukan perombakan kecil, yaitu dengan menambahkan tanaman. Dengan menjadi elemen pada fasad, tanaman dapat mempercantik desain serta menyambung dua konsep. Misalnya, Anda membuat secondary skin berisi tanaman rambat yang ditumbuhkan dalam boks besi.

Pada bagian teras, kolom kanopi dikurangi, kemudian kolom teras disatukan menjadi lebih besar. Tambahkan aksen batu untuk memberi kesan kokoh.

Struktur balok atap teras bisa diperkuat dengan menambahkan baja sebagai penguatnya dan ditempelkan di balik balok. Untuk menyamakan konsep tanaman, tambahkan tanaman dalam bak besi yang digantung pada balok di fasad baru. Tanaman rambat dalam bak besi akan menjuntai ke bawah. Dua jenis tanaman dalam boks besi dan tanaman menjuntai menjadi hiasan fasad. Kini, dua komposisi rumah kopel yang berbeda, kini bisa dipadukan jadi satu desain fasad.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau