Chelsea Kerahkan Kekuatan Penuh

Kompas.com - 14/03/2012, 03:35 WIB

London, Selasa - Chelsea bakal tampil agresif sejak menit pertama saat menjamu Napoli pada putaran kedua 16 besar Liga Champions, Kamis (15/3) dini hari WIB. ”The Blues” yang menjadi wakil terakhir Inggris harus mengejar kekalahan 1-3 untuk lolos ke perempat final.

Kekalahan Chelsea di kandang Napoli telah melemparkan Pelatih Andre Villas-Boas dari Stamford Bridge. Pelatih muda yang diboyong dari FC Porto itu gagal memperbaiki penampilan Chelsea di level Eropa.

Kini kemudi Chelsea dipercayakan kepada asisten pelatih Roberto Di Matteo. Mantan pemain tengah Italia ini memberikan harapan dengan dua kali kemenangan dalam dua laga di Piala FA dan Liga Primer.

Kemenangan itu mengangkat kepercayaan diri para pemain dan motivasi untuk menjadi wakil terakhir Inggris di Liga Champions. Jika Chelsea gagal, Inggris tidak memiliki wakil di perempat final Liga Champions setelah 16 tahun lalu.

Di Matteo akan mengandalkan inspirator serangan Juan Matta untuk membangun kreativitas melalui sayap. Penyerang muda Daniel Sturridge yang lebih banyak diistirahatkan saat melawan Stoke City akan menjadi pendobrak di lini depan bersama Didier Drogba. Fernando Torres yang tak kunjung menemukan ketajaman sebagai penyerang kelas dunia akan disimpan oleh Di Matteo.

Chelsea yang tampil di Stamford Bridge akan mendapat dukungan penuh dari suporter tuan rumah. Selain didukung suporter, Chelsea secara psikologis diuntungkan oleh catatan selalu menang di kandang selama Liga Champions musim ini.

Sementara itu, Napoli, selama ini sulit menuai kemenangan di Inggris. Rekor terbaik mereka adalah memaksa tuan rumah Manchester City bermain 1-1 di putaran pertama.

”Sejak menit pertama kami harus mencoba membangun peluang mencetak gol. Kami tahu mereka memiliki para penyerang yang sangat bagus dan kami harus berhati-hati menghadapi mereka, tetapi kami akan menekan sejak menit pertama,” ujar Juan Matta.

Pemain asal Spanyol itu mencetak satu gol di kandang Napoli. Bekal satu gol tandang itu menjadi keuntungan lain bagi Chelsea. Kemenangan 2-0 di London akan meloloskan Chelsea dari lubang jarum menuju perempat final Liga Champions.

”Dalam sepak bola tidak ada yang tidak mungkin dan di Stamford Bridge kami memiliki hasil bagus dalam Liga Champions, jadi saya pikir kami bisa melakukannya,” ujar Matta.

”Semua suporter akan mendukung kami. Ini final bagi kami, dan kami bisa melakukannya,” lanjut Matta.

John Terry kembali

Dalam laga krusial ini, Chelsea akan kembali diperkuat bek tengah John Terry. Mantan kapten tim nasional Inggris itu sudah memperkuat ”The Blues” saat menundukkan Stoke City 1-0 di Liga Primer.

Terry akan menjadi benteng pertahanan kokoh untuk meredam serangan tiga penyerang Napoli, Edinson Cavani, Ezequiel Lavezzi, dan Marek Hamsik. Ketiga bomber inilah yang mengobrak-abrik pertahanan Chelsea di putaran pertama.

Cavani yang lebih banyak diistirahatkan saat Napoli pesta gol 6-3 melawan Cagliari akan tampil segar di kandang Chelsea. Penyerang timnas Uruguay ini menjadi ujung tombak supertajam yang menggegerkan Serie A.

Senjata paling berbahaya yang dimiliki Napoli adalah kemampuan setiap pemain untuk mencetak gol. Enam gol ke gawang Cagliari dicetak oleh enam pemain berbeda.

Napoli memang tidak pernah menang saat berlaga di Inggris. Namun, catatan kurang bagus itulah yang ingin diruntuhkan oleh pasukan Walter Mazzari. Tim dari kota di kaki Gunung Vesuvius itu juga sangat mewaspadai kekuatan Chelsea yang selalu menang di kandang selama Liga Champions.

Napoli tidak ingin seperti AC Milan yang kebobolan tiga kali tanpa balas saat bermain di Arsenal pekan lalu.

”Kami memiliki keuntungan yang sangat penting, tetapi kami harus bermain seperti posisinya 0-0,” ujar pemain bertahan Napoli, Paolo Cannavaro.

Cannavaro menilai, Chelsea akan menekan sangat kuat di menit-menit awal. Jika para pemain Napoli mampu mengatasi agresivitas Chelsea di menit-menit awal, babak perempat final akan menjadi milik wakil Italia itu.

”Babak pertama akan menjadi sangat penting. Lihat saja AC Milan yang dihajar 3-0 di babak pertama,” ujar Cannavaro.

Walter Mazzari menilai, para pemain Napoli harus menjaga penampilan terbaik hingga 90 menit. Napoli memiliki kelemahan tidak mampu mempertahankan permainan terbaik selama 90 menit.

Real Madrid optimistis

Real Madrid yang menjamu wakil Rusia, CSKA Moskwa di Santiago Bernabeu sangat percaya diri mampu lolos ke perempat final. Madrid ditahan 1-1 oleh CSKA di putaran pertama. Namun, pertandingan itu bukan dalam kondisi ideal bagi para pemain Madrid karena suhu sangat dingin dan lapangan rumput sintetis.

Bermain di kandang, Pelatih Madrid Jose Mourinho bisa kembali menurunkan bomber Karim Benzema yang absen sebulan karena cedera otot. Penyerang timnas Perancis itu akan menjadi andalan di lini depan bersama Cristiano Ronaldo dan Gonzalo Higuain.

Ronaldo yang mencetak gol di Stadion Luzhniki kembali menemukan ketajamannya dengan mencetak dua gol saat menekuk Real Betis 3-2 di Liga Spanyol pekan lalu.

Kemenangan itu juga tidak lepas dari permainan brilian pengatur permainan Ricardo Kaka. Ia menikmati peran menggantikan Angel Di Maria yang masih dirundung cedera.

”Saya selalu termotivasi untuk bermain di kompetisi ini karena selalu ada pertandingan-pertandingan sulit, tetapi kami membutuhkan para suporter untuk mendukung kami karena CSKA adalah tim yang cepat dan memiliki pemain-pemain yang bisa merepotkan kami,” ujar Kaka.

CSKA tidak diunggulkan saat tampil di Santiago Bernabeu. Hasil 1-1 di putaran pertama pun sangat mengejutkan. Kondisi ini menjadikan CSKA sebagai tim Rusia yang ulet dan sabar saat melawan tim-tim besar langganan juara di level Eropa.

CSKA akan kembali mengandalkan pemain-pemain berpengalaman seperti Tomas Necid, Keisuke Honda, dan Doumbia. Ketiga pemain dengan naluri mencetak gol itu akan menjadi ancaman serius bagi Madrid dan bisa menghadirkan kejutan.

Alan Dzagoev, yang pernah menjalani larangan bermain, juga sudah bisa tampil di Santiago Bernabeu. Namun, kiper andalan Igor Akinfeev masih cedera.

”Kami membutuhkan pertahanan yang kuat dan tidak memberi mereka ruang, tetapi saya percaya pada keajaiban dan melawan mereka di Santiago Bernabeu akan sangat menakjubkan,” ujar Pelatih CSKA Leonid Slutsky.(Reuters/AFP/AP/ANG)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau