Pasuruan

Aktivis LSM LIRA Tewas Dibacok

Kompas.com - 15/03/2012, 13:07 WIB

PASURUAN, KOMPAS.com - Abdus Salam (35) aktivis LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, tewas mengenaskan setelah dianiaya empat orang yang tak dikenal, Rabu malam. Salam meninggal dengan sejumlah luka bacok. Sementara sang istri Lutfiyah (22), selamat setelah menceburkan diri ke area persawahan. 

"Padahal dia selama ini dikenal sebagai aktivis yang kerap membantu orang-orang yang tidak mampu," jelas Ayik Suhaya dari LIRA Pasuruan, Kamis (15/3/2012) saat berada di kediaman Salam.

Berdasarkan penuturan sejumlah kerabat, kata Ayik, kejadian itu berawal saat Salam dan Lutfiyah melintas di Desa Jeruk, Kecamatan Kraton dengan mengendarai sepeda motor. Korban diduga tidak menyangka jika dalam perjalanan itu mereka dibuntuti oleh empat orang.

Tiba di jalan yang sepi, korban dicegat dan dibacok dengan celurit. Salam yang berbadan besar, sempat memberi perlawanan, namun akhirnya tersungkur setelah mendapat beberapa kali bacokan di bagian kepala, perut dan kaki. "Sedangkan istrinya langsung lari setelah disabet di bagian tangan dan punggungnya. Dia mendapatkan delapan jahitan di punggungnya," tambah Ayik.

Saat disinggung apakah korban pernah bersinggungan dengan kelompok atau orang tertentu, Ayik menegaskan selama menjabat Komandan Keamanan LIRA Pasuruan, Salam tidak pernah bermasalah. Bahkan, beberapa bulan terakhir, korban sering sibuk di beberapa kegiatan keagamaan.

Sementara itu, Ajun Komisaris Polisi Supriyono, Kasatreskrim Polres Pasuruan saat dihubungi Kompas.com tak banyak memberikan penjelasan. Dia meminta waktu untuk melakukan penyelidikan. "Untuk modus atas kejadian itu tolong beri kami untuk melakukan penyelidikan," kilahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau