Piala fa

Gerrard Ingin Lagi Bawa Fansnya ke Wembley

Kompas.com - 16/03/2012, 20:33 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pemain kunci sekaligus kapten tim Liverpool, Stevan Gerrard, ingin lagi membawa fansnya ke Stadion Wembley.

Kesempatan itu terbuka, jika The Reds" mampu melaju ke final Piala FA. Akhir pekan ini, Stevan Gerrard dan kawan-kawan akan berjuang di babak perempat final, dengan menjamu Stoke City di Stadion Anfield.

Menurut pemain berusia 31 tahun itu, tak ada alasan buat timnya untuk menganggap enteng Stoke City.

"Ini pertandingan besar, dan kami harus bermain selayaknya laga final, sederhana saja. Kami harus tampil bagus, karena ingin membawa lagi suporter ke Wembley untuk kedua kalinya," kata Gerrard seperti dikutip di halaman situs klub.

Sebelumnya Liverpool sudah bermain di Stadion Wembley pada partai final Piala Carling menghadapi Cardiff City bulan lalu. Saat itu, penggemar Liverpool merasakan atmosfer Wembley dengan gelar juara, setelah menang lewat adu tendangan penalti.

Melawan Stoke City, Liverpool punya bekal bagus yakni kemenangan derbi di laga lanjutan Liga Inggris atas Everton 3-0. Tiga gol kemenangan Liverpool diborong Gerrrard.

Meski di peringkat klasemen sementara Liga Inggris, posisi Stoke City di bawah Liverpool, bukan berarti tim asuhan Tony Pulis mudah ditaklukkan. Pada tujuh pertemuan terakhir, Stoke tercatat dua kali sukses mengalahkan Liverpool.

Sementara itu, Sabtu pekan ini  Everton akan menjamu Sunderland di Stadion Goodison Park. Pemain gelandang Everton, Marouane Fellaini mengatakan, dukungan suporter akan menjadi hal yang krusial bagi tim.

"Saya pikir kami memiliki kesempatan yang bagus. Kami bermain di kandang, di depan pendukung sendiri dan mereka akan bersama dengan tim. Ini adalah peluang besar bagi kami untuk melangkah ke semi-final," ujar Fellaini di laman resmi klub.

"Saya yakin fans akan berada di belakang kami dalam pertandingan nanti dan mereka pasti ingin pergi ke Wembley," kata Fellaini menambahkan.

Pemain berambut keriting itu, meminta rekannya untuk melupakan kekalahan 0-3 dari Liverpool dalam laga derbi. "Kami harus melupakan kekalahan itu. Fokus kami pada laga Sabtu ini. Kami ingin kemenangan," tegasnya.

Partai perempat final lainnya akan mempertemukan Tottenham Hotspur dan Bolton Wanderers. Tottenham yang akan bertindak sebagai tuan rumah, sedang dalam kondisi labil setelah menelan tiga kekalahan beruntun di ajang Liga Inggris.

Posisi mereka di peringkat tiga klasemen sementara, sudah terancam dari Arsenal. Koleksi poin mereka yang 53 angka, kini hanya terpaut satu poin saja dari Arsenal.

Melawan Bolton yang saat ini berada di papan bawah, seharusnya bukan perkara rumit pasukan Harry Redknapp. Namun Tottenham juga tidak boleh lengah, karena Bolton punya motivasi kuat. Piala FA menjadi peluang terbaik mereka untuk meraih gelar.

Satu laga lainnya mempertemukan Chelsea versus Leicester City. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Stamford Bridge. Kubu Chelsea dalam kondisi moral yang baik. Meski ditinggal perlatih Andre Villas Boas, The Blues lolos ke perempat final Liga Champions setelah secara dramatis menang 4-1 atas Napoli. (REUTERS/AFP/OTW)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau