Jokowi: Sudah dari Dulu Saya Siap!

Kompas.com - 18/03/2012, 12:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Satu hari menjelang penutupan pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, PDI Perjuangan belum mengumumkan siapa pasangan calon yang akan diusungnya. Hal tersebut karena para anggota masih menunggu keputusan dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Kader tingkat DPD pun langsung berkonsolidasi menyusun pemetaan terhadap nama-nama yang diperkirakan akan diucapkan oleh Mega. Meski demikian, Joko Widodo, salah satu nama yang santer diusung oleh partai berlambang banteng bermoncong putih tersebut, menegaskan kembali kesiapannya jika sang ketua menugaskan dirinya mempimpin Jakarta lima tahun ke depan.

"Sudah dari dulu saya sampaikan, saya siap," ujar Joko kepada wartawan sesaat sebelum menghadiri Rapat Kerja Daerah Khusus di Kantor DPD PDIP, Jl. Tebet Raya, Nomor 46, Jakarta Selatan, Minggu (18/3/2012).

Meski dirinya siap, namun ia akan tetap menghormati mekanisme yang ditentukan dalam partai, terutama keputusan sang Ketua Umum. "Partai kan ada mekanismenya, kalau saya sih menunggu rekomendasi tugas. Kalau Ibu Mega yang tunjuk, saya masih menunggu rekomendasi," lanjut Joko.

Sementara, saat ditanya wakil yang ideal dalam menemaninya, pria yang telah memasuki tahun terakhirnya sebagai Wali Kota Solo tersebut mengungkapkan belum memiliki kriteria untuk diajukan kepada forum rapat kerja. "Saya belum berfikir ke situ, jadi nanti menghadiri undangan dulu lah," ujarnya.

Hingga kini, PDIP masih terlihat gamang dalam menentukan calon gubernur DKI Jakarta. Beberapa nama yang santer diberitakan masuk ke dalam bursa partai adalah Joko Widodo, Fauzi Bowo dan Adang Ruchiyatna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau