Jakarta, Kompas
Achmad Basarah, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, menegaskan, menyelesaikan konsolidasi internal menjadi agenda utama partainya pada 2012. Pembentukan kepengurusan hingga tingkat ranting dan anak ranting ditargetkan selesai tahun ini.
Sebagai bagian dari konsolidasi internal, tahun ini Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri akan berkunjung ke 33 provinsi untuk menemui kadernya. Kunjungan ini, antara lain, dilakukan pada Jumat (16/3) ke Nusa Tenggara Timur dan dilanjutkan keesokan harinya ke Nusa Tenggara Barat.
Dalam pidato selama lebih dari satu jam dan di hadapan lebih dari 1.000 kader di NTT dan NTB, Megawati menekankan pentingnya konsolidasi dan sosialisasi sejumlah kebijakan partai. Kebijakan itu, misalnya, melarang kader PDI-P yang menjadi Ketua DPRD untuk mencalonkan diri menjadi kepala daerah, kecuali jika partai menugaskan. Megawati juga menekankan kepada kader untuk hati-hati agar tidak terjerat korupsi.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mengarahkan agar partai itu kembali kepada jati dirinya sebagai partai pembangunan, partai kekaryaan. Maka, partai itu membuat berbagai program yang dinilai menyentuh langsung masyarakat desa, seperti pelatihan pengusaha kecil di desa, pelatihan kader teritorial desa, dan pelatihan 2.500 fungsionaris dewan pimpinan pusat yang akan diterjunkan ke desa-desa.
Idrus mengatakan, pelatihan kader teritorial sudah 60 persen rampung. ”Tahun ini, pelatihan itu diharapkan rampung 100 persen atau meliputi semua desa di Indonesia,” tuturnya, Minggu, di Jakarta.
Pada akhir bulan ini, Aburizal juga akan melepas secara resmi 2.500 fungsionaris yang sudah menjalani pelatihan khusus untuk terjun ke desa. ”Jika setiap fungsionaris itu menggelar tiga kegiatan saja di desa-desa, berarti ada 7.500 kegiatan. Ini memberi pengaruh besar,” ujar Idrus.
Idrus percaya pada akhir tahun ini elektabilitas Partai Golkar akan meningkat hingga 40 persen.
Hal agak berbeda disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum terkait upaya partai itu agar dapat unggul pada 2014. ”Keberhasilan pemerintahan Presiden SBY dan kesuksesan melakukan pelembagaan partai merupakan dua kunci pokok bagi Partai Demokrat untuk menuju keberhasilan pada Pemilu 2014,” ucapnya.
Seperti halnya Golkar, Demokrat juga berupaya memperbanyak kegiatan yang bermanfaat langsung bagi rakyat dan pembinaan konstituen di daerah pemilihan oleh anggota DPR dan DPRD.
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa Hanif Dhakiri menuturkan, pihaknya tetap menjadikan para kiai sebagai suluh, simbol, dan penjaga tradisi partai.
Fadli Zon selaku Wakil Ketua Umum Partai Gerindra mengatakan, saat ini agenda utama partai dalam rangka persiapan Pemilu 2014 masih dalam tahap pembenahan organisasi secara internal. Realitasnya, banyak perangkat partai, mulai dari tingkat daerah sampai anak ranting, belum beres dan siap. Oleh karena itu, Gerindra meletakkan hal ini sebagai prioritas kerja partai untuk saat ini.
Keluar dari pembenahan
Sekretaris Dewan Pakar Dewan Pengurus Pusat Partai Persatuan Pembangunan Ahmad Yani mengatakan, semua pengurus PPP dan anggota DPR dari PPP selalu rutin turun ke ”bawah” bertemu konstituen untuk mendengarkan persoalan masyarakat, seperti penegakan hukum, kasus perampasan tanah/konflik agraria, tenaga kerja, kekerasan dalam rumah tangga, juga soal infrastruktur, seperti jalan dan sekolah rusak.
Menurut Ahmad Yani, akan lebih baik jika masyarakat diberikan pendidikan politik, bagaimana menyampaikan pendapat, bagaimana mengajukan protes. ”Itu yang harus diajarkan karena ini adalah bagian dari pendidikan politik kepada anggota partai (internal) dan masyarakat (eksternal),” kata Ahmad Yani.