Ribuan Liter Solar Ditimbun di Kamar Mandi

Kompas.com - 26/03/2012, 21:01 WIB

SAMPANG, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Sampang, Jawa Timur, Senin (26/03/2012), berhasil mengamankan ribuan liter BBM jenis solar, di rumah Busiri (34), warga Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates, Sampang. Solar itu disimpan dengan menggunakan berbagai wadah, diantaranya drum, jerigen dan galon isi ulang air mineral.

Barang bukti tersebut langsung diangkut dari rumah tersangka ke Mapolres Bangkalan untuk diamankan. Kapolsek Ketapang, AKP Kuat Sutarnyo menjelaskan, informasi adanya penimbunan solar tersebut berdasarkan laporan dari sejumlah warga. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti ke rumah tersangka yang juga memiliki toko kelontong.

"Setelah kami periksa, ternyata ada 2.000 liter solar yang disimpan di gudang dan sebagian disimpan di kamar mandi rumah tersangka," terang Kuat.

Saat penggerebegan rumah tersangka, polisi sama sekali tidak mengalami kendala. Sebab tersangka tidak berkutik ketika barang bukti sudah di depan mata. Terkait asal-usul penimbunan solar tersebut, pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

"Kemungkinan barang itu dikumpulkan dari beberapa SPBU di Sampang dengan tempat yang berbeda. Sebab jika di satu SPBU, maka cepat diketahui oleh anggota polisi yang berjaga di sana," ujar Kuat.

Akibat perbuatanya, tersangka terancam dijerat Undang-undang No 22 tahun 2001 tentang migas, dengan acaman hukuman 6 tahun penjara atau denda Rp.60 milyar. Tersangka sudah ditahan di Mapolres Sampang, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau