”Ada tiga partai besar dan 21 partai non-seat yang mendukung kami,” ujar Alex seusai bersilaturahim dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Rabu (28/3).
Tiga partai yang memiliki kursi di DPRD DKI Jakarta yang mendukung pasangan Alex-Nono adalah Partai Golkar, Partai Damai Sejahtera, dan Partai Persatuan Pembangunan.
Alex juga menegaskan, persoalan dukungan calon gubernur-wakil gubernur di level partai ini sudah terselesaikan di Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta. Hal ini dikarenakan partai yang sudah mendaftarkan dukungan ke KPU DKI Jakarta tidak boleh menarik dukungan. ”Dukungan ini mengikat sampai akhir,” katanya.
Dia juga memastikan partai pendukungnya bukan sekadar gerbong kosong”.
”Tidak ada itu gerbong kosong. Penumpangnya bahkan sampai duduk di atap,” ujarnya.
Terkait kunjungannya kepada PBNU, menurut Alex, hal itu dimaksudkan untuk silaturahim. Hal senada ditegaskan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.
”Kunjungan ini bukan pembicaraan politik. Kami juga tidak memberikan dukungan karena PBNU bukan organisasi politik. Kami hanya mendoakan pasangan ini,” ujarnya.
Hingga kemarin, Said mengatakan baru pasangan Alex-Nono yang bersilaturahim dengan PBNU. Pihaknya tidak menutup diri jika ada pasangan lain yang berkunjung ke kantor mereka untuk bersilaturahim.
Dalam kesempatan itu, Alex-Nono juga memaparkan sejumlah rencana kerja mereka jika terpilih menjadi gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta. Salah satu program unggulan mereka adalah menyediakan layanan kesehatan dan pendidikan gratis bagi warga Jakarta mulai sehari setelah pelantikan.
Alex-Nono juga berjanji akan menciptakan Jakarta yang aman pada tahun pertama masa jabatan mereka kelak.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yang mencalonkan diri kembali berpasangan dengan Nachrowi Ramli melontarkan kritik terhadap kandidat lain yang mengklaim mampu mengatasi kemacetan di Jakarta dalam waktu singkat.
”Tidak ada solusi instan,” katanya dalam peluncuran angkutan perbatasan terintegrasi bus transjakarta di pangkalan bus PT Hiba Utama, Cakung, Jakarta Timur. Dalam penilaian Fauzi, yang akrab disapa Foke itu, kemacetan hanya bisa diatasi dengan memaksimalkan angkutan umum.
Fauzi sempat ditanya soal maraknya spanduk dukungan terhadap dirinya dan Nachrowi, tetapi dia tidak menanggapi pertanyaan itu.