Liga indonesia

Persipura Gagal Geser Sriwijaya FC

Kompas.com - 29/03/2012, 03:27 WIB

Lamongan, Kompas - Persipura Jayapura gagal menggeser Sriwijaya FC di puncak klasemen Liga Super Indonesia setelah ditahan imbang oleh tuan rumah Persela 0-0 pada laga terakhir paruh musim pertama di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Rabu (28/3).

Dengan hasil imbang tersebut, Persipura mengumpulkan 35 poin, sedangkan Sriwijaya FC 36 poin. Pelatih Persipura Jacksen F Tiago menyatakan, sebelum pertandingan, ia menginstruksikan pemain mengejar tiga poin. Namun, meraih satu poin sudah luar biasa.

Menurut Jacksen, pertandingan berjalan menarik dan menghibur. Ia puas dengan kinerja pemainnya. ”Persela punya Gustavo Lopez dan Mario Costas. Mereka lebih memperkuat lini belakang. Kami sekali waktu mampu memberi tekanan dan punya peluang mencipta gol,” katanya.

Pelatih Persela Miroslav Janu menyayangkan pertandingan berakhir seri karena detik-detik terakhir timnya nyaris membuat gol. Bahkan, bola sudah berada di belakang garis gawang.

”Kami dua kali berturut-turut menghadapi tim kuat papan atas. Setelah dengan Persiwa seri 2-2, kini seri 0-0 dengan Persipura yang kualitas kemampuan pemainnya merata,” ujar Janu.

Dalam paruh musim kedua nanti, Persela akan memperbaiki permainan. Rencananya Persela akan menambah dua pemain asing dan lokal untuk posisi gelandang dan stoper.

Gol Kurniawan

Di ajang Piala Indonesia, gol mantan pemain tim nasional Kurniawan Dwi Yulianto menyelamatkan PPSM Magelang dari kekalahan pada laga putaran pertama Piala Indonesia 2012 di Stadion Krida, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Berkat gol itu PPSM Magelang mengimbangi PSIR Rembang 2-2.

Kurniawan yang masuk menggantikan Tinton S, menit ke-65, mencetak gol menjelang bubaran pada menit ke-86. Pemain bernomor punggung 10 itu berlari cepat menyerobot umpan panjang dari lini tengah dan menaklukkan kiper PSIR, Nanda Pradana.

Gol tersebut menambah pundi-pundi gol PPSM yang sebelumnya dibukukan oleh Luki Nur pada menit ke-10. Gol tersebut sekaligus membubarkan impian tuan rumah memenangi laga putaran pertama Piala Indonesia 2012.

Sebelumnya PSIR unggul melalui penyerang asal Kamerun, Christian Lenglolo, pada menit ke-43 dan ke-57. Tim berjuluk ”Laskar Dampoawang” yang mendominasi permainan selama babak kedua itu terlalu fokus menyerang sehingga lengah di bagian pertahanan.

”Itulah sepak bola. Kami lengah dan kurang konsentrasi mempertahankan lini belakang sehingga kecolongan pada menit-menit terakhir,” kata Pelatih PSIR Rembang Harianto.

Menurut dia, hasil imbang itu menjadi beban bagi PSIR pada putaran kedua di kandang PPSM. Pada laga yang akan berlangsung tanggal 4 April nanti, PSIR mau tidak mau harus mencuri poin di kandang PPSM.

”Kami akan evaluasi hasil ini. Pada pertandingan putaran kedua nanti, kami akan memperkuat lini belakang,” ujar Harianto.

(ACI/HEN/OTW)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau