Mengingat kedua tim bermain 0-0 di Milan, pekan lalu, laga Rabu dini hari WIB nanti itu memberi beban lebih besar kepada Barcelona daripada tim tamu, AC Milan. Barcelona harus menang, sedangkan Milan bisa lolos jika bisa mencetak gol meski skor seri.
Dalam konteks itu, sangat relevan bagi tim asuhan Pelatih Pep Guardiola untuk meresapi salah satu ucapan terkenal legenda sepak bola Belanda yang juga mahaguru mereka, Johan Cruyff, seperti dikutip di atas.
”Anda harus selalu memastikan bahwa Anda mencetak satu gol lebih banyak daripada lawan Anda,” demikian ucapan terkenal Cruyff lain yang kerap diistilahkan dengan ”Cruyffism” atau cara pandang ala Cruyff.
Guardiola sadar betul ancaman yang menghadang di depan timnya. Pekan lalu, setelah tertahan 0-0 di Milan, ia pun mencanangkan bahwa mencetak satu gol di Nou Camp belum cukup. Barcelona harus memiliki cadangan setidaknya dua gol untuk mengamankan situasi.
Jika hanya mencetak satu gol, Milan dapat membalas satu gol kapan saja—apakah saat injury time babak pertama, awal babak kedua, atau menit-menit akhir menjelang bubar—dan itu menjadi bencana Barcelona.
”Kami mungkin mendominasi (laga), tetapi Anda tidak pernah bisa yakin karena kapan saja mereka (Milan) bisa menyerang balik,” kata Pedro Rodriguez, penyerang Barcelona. ”Laga ini bakal sangat sulit. Mereka tak akan membuat Anda mudah dan kami harus memainkan laga hebat.”
Barcelona mengalami situasi pahit melawan klub Italia, Inter Milan, di semifinal Liga Champions 2009/2010. Mereka kalah 1-3 di Milan pada putaran pertama dan hanya menang 1-0 di Nou Camp pada putaran kedua. Kegagalan mencetak dua gol yang dibutuhkan untuk lolos ke final membuat Barcelona tersingkir.
Barcelona selalu tidak nyaman jika berhadapan dengan tim-tim yang tangguh dan alot bertahan, seperti yang diperagakan Milan, pekan lalu. ”Bilbao tak bertahan, mereka mendatangi Anda. Hal itu sangat bertolak belakang dari Milan, seperti (perbedaan) siang dan malam,” kata Guardiola seusai memukul Athletic Bilbao 2-0 di Liga Spanyol, Sabtu lalu.
Tidak ada cara lain bagi tuan rumah kecuali mencari strategi menembus ketatnya pertahanan tim Massimiliano Allegri. Salah satu caranya, Guardiola kemungkinan memasang Cesc Fabregas.
Allegri mengungkapkan, timnya membawa lima penyerang, termasuk striker penuh tenaga dan kecepatan, Alexandre Pato. Zlatan Ibrahimovic, yang absen saat Milan menahan Barcelona 2-2 pada penyisihan grup di Nou Camp, bakal tampil pertama kali di markas bekas klubnya.
Allegri memberi sinyal untuk kembali tampil lebih bertahan, yang mungkin dilakukan di babak pertama. ”Kami harus tampil seperti yang kami peragakan di San Siro dan, di atas semuanya, harus melakukan semua hal untuk mencegah Barcelona dari mencetak gol. Itu akan memberi kami peluang lolos,” ujarnya.
”Penting bagi kami tahu kapan harus menyerang dan kapan harus bertahan,” lanjut Allegri. Sehari menjelang laga, masih menjadi tanda-tanya misterius soal tampilnya playmaker Barcelona, Xavi. Ia absen pada sesi latihan, Minggu.