Jelang gp qatar

Menanti Kebangkitan Rossi dan Ducati

Kompas.com - 04/04/2012, 18:59 WIB

KOMPAS.com - Akhir pekan ini, MotoGP musim 2012 secara resmi mulai bergulir. Sirkuit Losail, Qatar, akan menjadi seri pembuka ajang balap motor paling bergengsi di muka bumi ini.

Rangkaian balapan itu dimulai latihan bebas pertama pada hari Kamis (5/4/12) pukul 18.00 waktu setempat (40 menit) untuk kelas Moto3, dilanjutkan pukul 18.55 (45 menit) untuk Moto2, dan untuk MotoGP berlangsung pada pukul 19.55 (45 menit). Ini akan menjadi akhir pekan yang panjang, karena para pebalap akan berada di trek sehari lebih awal dan balapan akan berlangsung pada Minggu (8/4/12) malam.

Balapan di Qatar pada musim ini tak cuma menghadirkan keunikan karakteristiknya, tetapi tahun ini pun MotoGP akan hadir dengan wajah baru. Pasalnya, ini akan menjadi era perdana MotoGP dengan mesin 1.000 cc, serta adanya kategori baru di kelas premier tersebut, yaitu motor CRT, yang akan melakukan debutnya.

Namun, ada hal yang tentu saja menarik untuk ditunggu, yaitu kebangkitan tim Ducati, setelah terpuruk pada musim lalu. Mampukah Valentino Rossi dan Nicky Hayden mengembalikan kejayaan tim pabrikan yang bermarkas di Bologna tersebut?

Selama tiga kali uji coba resmi, Rossi dan Hayden bekerja ekstra keras untuk mengembangkan Desmosedici GP12, yang melakukan debutnya dua bulan lalu. Ternyata hasilnya belum sesuai harapan, karena "si merah" tak kompetitif jika dibandingkan dengan Honda dan Yamaha.

Tak heran jika Ducati tak diperhitungkan pada seri pembuka di Qatar. Rossi dan Hayden pasti fokus selama sesi latihan di Sirkuit Losail, untuk mempersiapkan diri menghadapi balapan. Tetapi di sisi lain, tim juga harus terus bekerja agar Rossi dan Hayden bisa cocok dengan motor baru tersebut, yang sudah mengalami perubahan radikal setelah beralih ke sasis konvensional aluminium tiang kembar.

"Kami bekerja keras selama musim dingin, dan meskipun di satu titik masih bergerak ke arah yang salah, kami sekali lagi mampu mendapatkan rasa yang bagus dengan GP12, yang kami dapatkan pada tes pertama," ujar Rossi, juara dunia tujuh kali MotoGP.

"Dengan pengesetan itu, yang mana kami akan memulainya di Qatar, saya bisa mendapatkan umpan balik dari motor. Di Losail, ini akan sangat penting untuk bekerja dengan baik selama semua sesi menjelang kualifikasi, sehingga kami sedikit demi sedikit bisa meningkatkan kepercayaan diri ketika sampai pada hari Sabtu, selalu berusaha memaksimalkan potensi kami.

"Saya orang yang realistis, dan saya tahu dengan baik bahwa waktu kami masih sangat panjang dan masih banyak hal untuk dipecahkan."

Sementara itu Hayden mengaku sangat menantikan balapan tersebut. Juara dunia 2006 ini merasa sudah lebih siap setelah kondisi tubuhnya fit.

"Ini adalah musimku yang ke-10 di MotoGP, dan saya menantikannya," ujar Hayden. "Saya memiliki tim yang solid, dan saya pikir kami memiliki motor yang bagus tahun ini."

Hayden sempat melewatkan rangkaian uji coba GP12, mulai dari tes post season di Valencia, hingga latihan resmi pra-musim di Sepang, akibat cedera. Tetapi dalam uji coba resmi terakhir di Jerez, ketika kondisinya sudah hampir 100 persen, "The Kentucky Kid" menuai hasil yang cukup menggembirakan karena berhasil menyelesaikan banyak lap.

"Qatar agak unik karena kami akan balapan malam hari, tetapi kenyataannya adalah, setelah melaju anda tidak memperhatikan tentang tikungan. Anda harus waspada dengan kondensasi trek, terutama di Tikungan 2. Saya ingin pada balapan pertama ini bisa lebih dekat ke depan, tetapi mudah-mudahan kami bisa melakukan beberapa langkah maju."

Manajer tim, Vittoriano Guareschi, punya pandangan yang hampir serupa. Meskipun diakuinya bahwa Ducati sedang mengalami masa sulit, tetapi dia tetap yakin mereka bisa terus berkembang setelah menjalani balapan resmi.

"Valentino dan Nicky juga bekerja keras di trek, meskipun menghadapi banyak kendala selama tes musim dingin. Saya pikir itu normal, ketika anda bekerja dengan sebuah jadwal. Kami datang ke Qatar dengan data yang baik. Ini menjadi sebuah titik awal. Kami sadar, langkah berikutnya menanti dan kami punya rencana untuk mereka, dan seperti biasa, balapan akan memberikan jawaban yang lebih akurat dibandingkan uji coba.

"Meskipun prioritas kami mengantarkan Vale dan Nicky ke kondisi terbaik pada hari Minggu, tetapi saya yakin kami juga bisa mengumpulkan informasi penting yang membantu kami meneruskan pengembangan motor kami."

Rekor Sirkuit Internasional Losail

Lap Record: Casey Stoner (Ducati - 2008), 1:55.153, 168.193 Km/h (104.510 mph)
Best Pole: Jorge Lorenzo (Yamaha - 2008), 1:53.927, 170.003 Km/h (105.635 mph)
Track Length: 5.380 km (3.343 mi)

Balapan MotoGP 2012: 22 laps (118.360 km, 73.546 mi)
Waktu balapan MotoGP 2012: 22.00 waktu setempat

Podium 2011: 1st Casey Stoner, 2nd Jorge Lorenzo, 3rd Dani Pedrosa
Pole 2011: Casey Stoner (Honda) 1:54.137 - 169.7 Km/h (105.447 mph)
Fastest lap 2011: (13th lap) Casey Stoner (Honda) 1:55.366 - 167.9 Km/h (104.3 mph)

Hasil tim Ducati di Losail (finis terbaik)

2011: 7th (Rossi)
2010: 4th (Hayden)
2009: 1st (Stoner)
2008: 1st (Stoner)
2007: 1st (Stoner)
2006: 3rd (Capirossi)
2005: 6th (Checa)
2004: Tidak finis

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau