Keamanan laut

Kapal Barang China Dibajak di Lepas Pantai Iran

Kompas.com - 06/04/2012, 23:04 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - Kapal barang milik perusahaan pelayaran asal China dibajak perompak di kawasan Teluk Oman, di lepas pantai Iran, Jumat (6/4/2012) ini. China mendesak Iran untuk membantu membebaskan kapal tersebut.

Informasi yang diperoleh Kedutaan Besar China di Teheran, Iran, mengatakan, kapal bernama Xiang Hua Men itu diserang bajak laut Jumat pagi di perairan dekat Pelabuhan Chabahar, Iran selatan. Tidak disebutkan detail pembajakan dan kewarganegaraan para perompak itu.

Menurut kantor berita Xinhua, Kedubes China di Teheran telah menggelar operasi darurat untuk segera menyelamatkan kapal. "Kedubes China langsung mengontak pihak berwajib Iran yang relevan dan menuntut agar Iran melakukan segala cara untuk membebaskan kapal dan para awaknya," demikian diungkapkan Xinhua.

Menurut China Radio International, kapal Xiang Hua Men dioperasikan oleh perusahaan pelayaran Yuanyang yang bermarkas di kota Nanjing, China timur. Kapal tersebut membawa 28 awak kapal.

Kapal-kapal China sering menjadi sasaran serangan bajak laut di perairan sekitar Laut Arab dan Teluk Aden yang rawan perompak. Sekitar 85 persen impor minyak China dan 60 persen ekspornya menggunakan jalur yang melewati Teluk Aden dan Samudera Hindia. (AFP/Reuters/DHF)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau