5 Alasan Pentingnya Makan Telur

Kompas.com - 09/04/2012, 06:40 WIB

KOMPAS.com - Telur adalah makanan yang sempurna dan praktis untuk dikonsumsi saat sarapan, makan siang, atau makan malam. Dulu, telur pernah dicap sebagai makanan yang tidak sehat. Tetapi seiring dengan banyaknya penelitian terbaru yang membuktikan manfaat telur bagi kesehatan, penilaian buruk tentang telur pun berangsur hilang.

Sebenarnya, ada banyak manfaat kesehatan yang dapat Anda peroleh dari konsumsi sebutir telur.  Berikut adalah lima alasan mengapa Anda perlu memilih telur sebagai salah satu sumber makanan seperti dikutip everdayhealth berikut ini:

1. Jantung Sehat

Sebagian besar dari reputasi buruk telur adalah karena kolesterol dalam kuning telur. Menurut American Heart Association (AHA), satu kuning telur besar memiliki sekitar 186 miligram (mg) kolesterol dan jumlah itu cukup untuk memenuhi asupan kolesterol seseorang (yang menurut rekomendasi sampai 300 mg per hari). AHA merekomendasikan bahwa orang dengan kadar kolesterol normal dapat mengonsumsi telur sebanyak empat butir per minggu. Sementara untuk orang dengan penyakit jantung cukup dua butir setiap minggunya.

Para ahli beranggapan, putih telur tidak memiliki kandungan kolesterol sama sekali dan oleh karenanya tidak ada batasan untuk mengonsumsi putih telur, karena dapat mempromosikan kesehatan jantung. Bahkan, sebuah studi tahun 2001 yang diterbitkan dalam Circulation, jurnal dari American Heart Association, menemukan bahwa lutein, nutrisi yang ditemukan dalam kuning telur, dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

2. Menurunkan berat badan

Telur merupakan camilan yang sangat baik bagi siapa saja yang ingin menurunkan atau mengelola berat badan mereka. Dengan 6 gram protein dan hanya 80 kalori yang terkandung dalam sebutir telur besar, satu telur rebus bisa menjadi camilan memuaskan. Anda juga bisa menambahkan segenggam bayam segar sebagai pendampingnya. Perlu diketahui, putih telur hanya memiliki 15 kalori per butirnya. Tidak ada kandungan kolesterol dan lemak jenuh pada putih telur sehingga sangat baik untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan.

3. Makanan kaya nutrisi

Selain dapat membantu mengontrol berat badan, telur juga menyediakan banyak nutrisi penting, termasuk vitamin A, dan zat besi mineral, fosfor, seng, dan DHA, yang merupakan kunci untuk kesehatan otak. Untuk vegetarian yang masih mengonsumsi beberapa produk hewani, telur bisa menjadi pilhan terbaik karena kaya akan vitamin B12 - nutrisi penting yang kebanyakan manusia dapatkan dari daging, ikan, dan susu. Tinggi tidaknya nutrisi yang terkandung pada telur juga sangat tergantung dari bagaimana proses produksinya. Bila peternak ayam memberi pakan ayam petelur omega 3, maka akan menghasilkan telur yang diperkaya dengan asam lemak omega-3, yang dapat meningkatkan kesehatan jantung.

4. Telur mentah amankah?

Semua jenis telur mentah - bahkan telur organik - dapat membawa risiko penyakit yang berasal dari bakteri salmonella.
Secara historis, pemakan makanan mentah merasa bahwa telur yang digoreng dapat membuat nutrisi pada telur hilang. Tetapi sesungguhnya anggapan tersebut tidaklah benar.

5. Cara sehat makan telur

Merebus telur atau memasak tanpa menggunakan minyak atau mentega adalah cara terbaik untuk memasak telur karena rendah kandungan kalori. Telur dapat menjadi pilihan untuk makan siang dan camilan sehat pada malam hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau