Warga Sampang Tiga Tahun Tak Terima Raskin

Kompas.com - 09/04/2012, 23:49 WIB

SAMPANG, KOMPAS.com - Puluhan warga Desa Banyusoka, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Senin (9/4/2012) mendatangi Polres Sampang. Kedatangan mereka untuk menindaklanjuti laporan penggelapan raskin yang sudah disampaikan kepada Polres Sampang setahun yang lalu.

Muhammad Zaki (50), salah satu warga mengatakan, laporan yang sudah disampaikan ke Polres sepertinya hilang ditelan bumi. Pasalnya hingga kini tidak ada perkembangan hasil penyelidikan. "Kami tidak menerima raskin sejak tiga tahun lalu, dan kami tidak tahu pendistribusian itu mandek di mana," terang warga Desa Banyusoka saat di konfirmasi beberapa wartawan di Mapolsek Sampang.

Rosna (36), warga lainnya, menuding Polres Sampang tidak memproses laporan warga. "Kenapa sampai satu tahun laporan kami tidak ada kejelasan? Ini terkesan penyidiknya main-main," ujarnya.

Namun, puluhan warga itu tidak satupun ditemui anggota perwira Polres Sampang. Sebab, jajaran perwira dan pimpinan Polres Sampang sedang menggelar rapat. "SSebaiknya kalian kembali besok saja," kata salah satu anggota petugas jaga.

Puluhan warga tersebut langsung pulang dengan tangan hampa. Meski demikian, mereka mengancam akan kembali lagi ke Polres Sampang dengan massa yang lebih banyak lagi, bila laporan tidak segera diproses. "Sampaikan kepada Pak Kapolres ya, kami akan datang lagi dengan jumlah warga yang lebih besar lagi jika kasus penggelapan raskin masih buram," ungkap Zaki.

Dikonfirmasi usai rapat, Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Roy A Prawirosastro menuturkan, tidak ada laporan yang tidak diproses kalau sudah masuk berkasnya. "Kasus ini terus kami selidiki. Tidak tanggung-tanggung saksi yang sudah kami panggil sebanyak 60 orang. Yang penting warga sabar menunggu hasilnya, karena kami baru 4 bulan bertugas di Sampang," kilahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau