Liga spanyol

Valencia Hidupkan Persaingan Madrid-Barcelona

Kompas.com - 10/04/2012, 04:51 WIB

MADRID, SENIN - Lebih dari satu bulan lalu, ketika selisih nilai timnya dengan Real Madrid terpaut 10 poin, Pelatih Barcelona Pep Guardiola mengisyaratkan akan menyerah dalam perburuan gelar juara Liga Spanyol. Situasi tak terduga—tetapi berkah bagi mereka—berlangsung dalam tiga pekan terakhir.

Madrid memetik hasil seri yang ketiga kalinya dalam lima laga terakhir, termasuk seri 0-0 saat menjamu Valencia di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (8/4) atau Senin dini hari WIB. Selisih nilai Madrid-Barcelona, yang tadinya 10 poin, jadi empat poin. Madrid 79, Barcelona 75.

Masih ada tujuh laga yang akan dijalani Madrid dan Barcelona. Guardiola mungkin berubah pikiran jika melihat situasi terakhir dan jadwal laga-laga berikutnya. Intinya, tim polesannya masih berpeluang merebut gelar juara liga dan dapat mengawinkannya menjadi sukses treble (tiga gelar) bersama gelar Piala Raja dan Liga Champions, seperti sukses mereka pada musim 2008/2009.

Gelar di Piala Raja tinggal selangkah dari genggaman mereka, ditentukan pada final 25 Mei di Stadion Vicente Calderon melawan Athletic Bilbao, tim yang pernah mereka taklukkan 4-1 di final 2008/2009. Gelar di Liga Champions akan mereka pertahankan jika mampu melewati Chelsea pada dua laga semifinal dan—jika lolos—bisa memukul Bayern Muenchen atau Madrid pada final di Muenchen, 19 Mei.

Namun, dengan kembali terbukanya kans di Liga Spanyol, konsentrasi Guardiola kini harus dibagi. Barcelona bisa memangkas selisih empat poin itu menjadi satu poin jika memukul Getafe pada lanjutan Liga Spanyol di Stadion Nou Camp, Selasa (10/4) atau Rabu dini hari WIB nanti.

”Kami selalu percaya, liga akan memberi kami kesempatan,” kata Adriano, bek kiri Barcelona pengganti posisi Eric Abidal yang akan menjalani operasi cangkok hati. ”Jika terus bermain seperti ini, kami mampu melakukannya. Pada musim ini, di tim ini, banyak pemain yang cedera dan berusaha keras untuk mencapai posisi seperti sekarang ini.”

Madrid akan tampil Rabu besok dalam derbi ibu kota di kandang Atletico. Laga itu kurang dari tiga pekan menjelang duel clasico di Nou Camp yang bisa jadi penentu juara musim ini.

Madrid agak cemas

Pertanyaannya, mengapa Real Madrid terlihat seperti terseok- seok justru ketika ketiga bomber mereka (Cristiano Ronaldo, Gonzalo Higuain, dan Karim Benzema) sedang tajam-tajamnya? Perlu dicatat, 74 dari 100 gol di liga musim ini tercipta dari trio itu. Skor 0-0 lawan Valencia, Minggu, hasil seri ketiga Madrid dalam lima laga terakhir setelah 1-1 lawan Malaga dan Villarreal.

Trio Ronaldo, Higuain, dan Benzema menjadi starter melawan Valencia, yang telah ditinggal beberapa bintang mereka, seperti David Villa, Juan Mata, David Silva, dan juga Raul Albiol, starter Madrid malam itu. Gempuran tak pernah berhenti menghajar gawang Valencia.

Statistik memperlihatkan, ada 10 kali dari 33 gempuran yang persis mengarah gawang tamu. Semuanya mentah, tak lepas dari kecemerlangan kiper Valencia, Vicente Guaita.

”Mungkin kami agak cemas dan terburu-buru saat melepaskan tendangan terakhir,” kata Direktur Real Emilio Butragueno. ”Madrid bisa saja kalah di liga kali ini. Ada tim hebat mengintai,” ujar Iker Casillas, kiper Real.

Casillas tidak menyebut nama tim itu, tetapi maksud dia adalah Barcelona yang menjamu Getafe, Selasa ini. Getafe adalah satu dari dua tim yang mampu memukul Barcelona (1-0) musim ini, selain Osasuna (3-2). Barcelona tak diperkuat Cesc Fabregas yang diskors. Bek Gerard Pique dan Dani Alves meragukan karena masalah cedera otot. Madrid-Barca tinggal satu poin? Mungkin saja.

(AP/AFP/REUTERS/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau