Verona, Selasa
Gol pemain tengah asal Ghana yang dipinjam dari Inter Milan, Sulley Ali Muntari, pada menit kedelapan membawa Milan meraih 67 poin. Atau dua angka lebih banyak dari pesaing utamanya, Juventus, yang kini di urutan kedua klasemen.
Namun, total poin Milan itu akumulasi dari 32 pertandingan. Adapun Juve hingga Rabu malam WIB baru menjalani 31 laga. Juve, tim ”Nyonya Besar” asal Turin ini, bakal mengambil alih puncak klasemen bila sukses mengalahkan Lazio di kandang sendiri, Stadion Juventus, saat berita ini naik cetak.
Walau menang, Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri saat jumpa pers terlihat emosional. Terutama setelah wartawan mempertanyakan lagi kejadian yang dialami Milan dalam 10 hari terakhir.
”Banyak yang senang ketika kami kalah dari Fiorentina. Tetapi, kan, kami langsung dapat bangkit kembali,” tutur Allegri kepada
”Kami sadar, bila malam ini kalah atau gagal dalam meraih kemenangan, kami sudah terpental dari persaingan meraih gelar Serie A,” ujarnya.
Tentu dengan sisa pertandingan hanya empat kali kandang dan dua kali tandang, persaingan
”Satu-satunya hal yang akan membuat saya sangat kecewa yakni persaingan dengan Juventus. Sebab, bila mereka melakukan hal yang sangat luar biasa, berarti kamilah yang akan gagal meraih gelar,” kata Allegri.
Sementara itu, Antonio Conte, Pelatih Juve, juga tidak ingin kehilangan momentum untuk menjadikan Juve sebagai jawara Serie A musim ini.
Itu sebabnya Conte langsung mengingatkan kepada pemainnya agar meraih kemenangan dalam sisa tujuh laga mereka, termasuk saat menjamu Lazio.
Juve memperoleh peluang besar menjadi juara Serie A setelah Milan ditaklukkan Fiorentina 1-2. Sementara mereka mampu menaklukkan Palermo 2-0.
”Saat ini kami berada dalam posisi yang jauh lebih baik. Itu sebabnya kami harus memainkan sisa pertandingan dengan baik agar tidak menyesal nantinya,” kata Conte, arsitek tim Juve.