Korea utara

Jong Un Promosikan 70 Perwira Jadi Jenderal

Kompas.com - 14/04/2012, 17:56 WIB

PYONGYANG, KOMPAS.com -- Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mempromosi 70 perwira menengah ke jajaran perwira tinggi, sebagai bagian perubahan besar-besaran di tubuh parlemen, kabinet, dan lembaga tinggi negara, Sabtu (14/4/2012).

Langkah yang bertujuan mengukuhkan kedudukan Jong Un sebagai pemimpin tertinggi negeri itu, dilakukan setelah Korut menyelesaikan perpindahan kekuasaan pemimpin negara, militer, dan partai dari almarhum Kim Jong Il, ayah Jong Un. Sehari sebelumnya, Korut mengumumkan parlemen dan kabinet baru.

Kongres Partai Pekerja yang berkuasa juga memilih Jong Un sebagai ketua pertama Komisi Pertahanan Negara (NDC). Adapun Kim Jong Il diberi gelar sebagai ketua abadi NDC, lembaga tertinggi di negara komunis itu. Tiga orang termasuk Choe Rong Hae, salah satu orang kepercayaan Jong Un, terpilih sebagai anggota baru NDC.

Kongres juga menunjuk dua wakil perdana menteri baru, dan kepala sejumlah lembaga tinggi negara.

Kantor berita Korea Selatan Yonhap menilai, perintah Jong Un mempromosikan 70 perwira menengah menjadi perwira tinggi sebagai usaha menyuntikkan darah baru ke jajaran jenderal di angkatan bersenjata Korut.

Pada Minggu (15/4/2012), Korut merayakan satu abad kelahiran pendiri negeri itu, Kim Il Sung, dengan sejumlah kegiatan besar. Salah satunya termasuk peluncuran roket Ulna-3 pembawa satelit, yang berakhir dengan kegagalan.

Kim Jong Un telah menguasai hampir semua posisi puncak di semua lembaga yang sebelumnya dikuasai oleh ayahnya, yang meninggal akhir tahun lalu. Jong Un juga telah ditunjuk sebagai komandan tertinggi Angkatan Bersenjata Korut yang berkekuatan 1,2 juta tentara.

Kamis (12/4/2012), Jong Un juga mendapat gelar baru sebagai Sekretaris Pertama Partai Pekerja yang berkuasa. Adapun jabatan Sekretaris Jenderal Partai, yang biasanya diberikan kepada pemimpin tertinggi, secara permanen diberikan kepada almarhum ayahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau