Foke: Wajib Belajar 12 Tahun Mendesak Diterapkan

Kompas.com - 16/04/2012, 22:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengungkapkan bahwa rencana wajib belajar 12 tahun sudah sangat mendesak sehingga pada akhir tahun ini atau awal 2013 sudah harus diterapkan. "Kebutuhan warga Jakarta untuk wajib belajar 12 tahun itu mendesak. Kami akan segera realisasikan pada tahun 2013," kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, di Jakarta, Senin (16/4/2012).

Ia mengungkapkan bahwa semakin lama tantangan di dunia pendidikan ini tidak lagi sederhana. Ditambah lagi, tuntutan warga akan kualitas pendidikan yang baik semakin besar membuat pihaknya harus segera merealisasikan wajib belajar 12 tahun ini. "Tentu harus direspon dengan program yang semakin berkualitas. Dengan begitu, akan menghasilkan sesuatu yang berkualitas juga," ujar Foke.

Perbaikan di bidang pendidikan memang terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Salah satunya terlihat dari meningkatnya alokasi dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk bidang ini menjadi 28,93 persen. "Lima tahun lalu, alokasinya hanya sekitar 20 persen. Sekarang sudah meningkat 28 persen lebih. Karena itu, harus diikuti juga dengan perkembangan yang baik," jelas Foke.

"Dengan begitu, Insya Allah tidak ada halangan yang berarti. Dan mulai tahun depan sudah tidak ada lagi warga Jakarta yang tidak meneruskan pendidikan ke SMA atau SMK," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau