Gempa Guncang Kantor, Ini yang Harus Dilakukan

Kompas.com - 18/04/2012, 07:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski belum diketahui adanya sesar atau sumber gempa di Jakarta, namun sumber-sumber gempa di sekitar Jakarta bisa mengakibatkan guncangan di ibukota.

Karenanya, bagaimanapun, warga Jakarta harus tetap waspada dan tahu apa yang harus dilakukan ketika gempa mengguncang. Pengetahuan akan menyelamatkan nyawa.

Dalam seminar "Mitigasi Gempa dan langkah-langkah Evakuasi di Gedung Bertingkat," pada Selasa (17/4/2012), Hadianto W dari Jakarta Rescue berbagi tips merespons gempa yang mengguncang di kantor atau gedung bertingkat lainnya.

Berikut langkah yang harus dilakukan :

1. Jangan panik. Tetaplah tenang.

2. Jatuhkan diri ke lantai dalam posisi jongkok. Carilah pelindung yang kokoh, bisa berupa meja, kursi atau lainnya.

3. Bila pelindung tak ada, carilah bagian gedung yang kokoh seperti tiang penyangga. Jangan berlindung di tembok berbahan tripleks.

4. Amati situasi sekitar. Jangan hanya karena gempa lantas berbondong-bondong menuruni tangga. Ini justru bisa mengakibatkan kecelakaan.

5. Bila berhasil turun, gunakanlah tangga, bukan tangga berjalan atau lift.

Hadianto menambahkan, agedung bertingkat harus memiliki floor captain dan building commander. Floor captain bertugas memberi instruksi di setiap lantai.

Saat gempa terjadi, floor captain bertanggung jawab pada penghuni gedung di setiap lantai. Sementara, penghuni gedung juga wajib patuh pada instruksi floor captain.

Yang juga penting diingat, jangan sampai pada saat gempa penghuni langsung turun ke lantai dasar jika tempat bekerja jauh di atas. Ini juga malah akan memicu kepanikan dan kecelakaan.

Saat gempa, sudah harus dipersiapkan meeting point, atau titik dimana penghuni berkumpul. Penghuni maksimal turun dua lantai dari tempatnya bekerja, Jadi, jika ada 20 lantai, maka ada 9 meeting point.

Penghuni gedung diharuskan turun secara bertahap, menunggu instruksi dari floor captain dan building commander. Ini dilakukan untuk mencegah crowd.

Menurut Hadianto, saat ini baru 6 gedung di Jakarta yang memiliki floor captain, building commander sereta sistem evakuasi gempa. Diharapkan, lebih banyak lagi gedung yang mengembangkannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau