Vettel Akhirnya Juara

Kompas.com - 23/04/2012, 02:31 WIB

Manama, Kompas - Juara dunia F1 tahun 2011, Sebastian Vettel, akhirnya merebut kemenangan pertama pada musim 2012 setelah menjuarai seri Bahrain. Vettel harus berjuang keras mengalahkan Kimi Raikkonen untuk merebut podium pertama dan puncak klasemen bagi dirinya dan tim Red Bull.

Bagi Vettel, tambahan 25 poin dari kemenangan di Sirkuit Internasional Sakhir, Bahrain, Minggu (22/4), ini membuatnya naik dari posisi keempat menjadi yang teratas dengan 53 poin. Pada klasemen untuk konstruktor, tim Red Bull naik dari urutan kedua menjadi yang teratas dengan 101 poin.

Vettel yang start di posisi terdepan langsung memimpin jalannya lomba. Lewis Hamilton membayangi di posisi kedua sampai masuk pit untuk pertama kalinya di putaran kesepuluh.

Buruknya kinerja awak tim McLaren membuat Hamilton terlalu lama di dalam pit. Hamilton langsung turun di urutan kedelapan saat semua pebalap sudah keluar dari pit.

Pertarungan Vettel dengan Raikkonen dimulai di putaran ke-27 sesudah kedua pebalap keluar dari pit yang kedua. Vettel dengan ban lunak memimpin di depan dan dikejar oleh Raikkonen dengan ban medium.

Raikkonen yang semula terpaut sampai 3 detik berhasil menipiskan jarak dan hanya terpaut 0,554 detik. Raikkonen mencoba menyalip Vettel dengan menggunakan sistem pengurang hambatan atau DRS di putaran ke-35 dan ke-36.

Dengan DRS, kecepatan pebalap tim Lotus itu mencapai 317 kilometer per jam dan Vettel tertahan di kecepatan 290 kilometer per jam pada lintasan lurus. Namun, Vettel selalu lebih dulu mencapai ujung tikungan dan gagal disalip Raikkonen.

Vettel terselamatkan di putaran ke-40 saat dirinya dan Raikkonen masuk ke pit secara bersamaan. Awak tim Red Bull bekerja lebih cepat sehingga Vettel kembali menjadi yang terdepan saat keluar dari pit.

Vettel dan Raikkonen menggunakan ban keras karena tidak ingin masuk ke pit lagi sampai finis. Dengan ban yang sama, Vettel mampu melaju lebih cepat dan memperlebar selisih waktu sampai 3,1 detik dari pebalap asal Finlandia itu.

Vettel akhirnya finis terdepan dan diikuti oleh Raikkonen dan rekannya sesama tim Lotus, Romain Grosjean, di posisi kedua dan ketiga.

”Kemenangan ini luar biasa. Namun, kami tidak boleh lengah karena persaingan pada musim ini sangat ketat. Kami harus bekerja keras agar tidak melakukan kesalahan apa pun pada seri-seri berikutnya,” kata Vettel.

Mark Webber, rekan setim Vettel, menempati urutan keempat dan diikuti Nico Rosberg dari tim Mercedes di urutan kelima. Posisi keenam sampai kesepuluh ditempati oleh Paul di Resta, Fernando Alonso, Lewis Hamilton, Felipe Massa, dan mantan juara dunia Michael Schumacher.

Rio finis ke-15

Pada balapan kedua ajang GP2, pebalap Indonesia, Rio Haryanto, gagal menambah poin meskipun start di posisi ke sembilan. Wartawati Kompas, Helena F Nababan, dari Manama melaporkan, senggolan dengan Rodolfo Gonzales dari tim Caterham membuat Rio hanya dapat finis di urutan ke-15.

Rio yang agresif saat start masih berada di posisi kesepuluh pada putaran kelima. Tiba-tiba Gonzales yang akan menyalip Rio dari sisi dalam tikungan justru menabrak pembatas dan menghantam sayap depan Rio.

Mobil Rio terpelintir keluar lintasan dan sayap depannya pecah. Tanpa kembali ke pit, Rio kembali melaju di posisi ke-21.

”Saya terus memaksa diri sambil adaptasi dengan kondisi mobil dan berusaha supaya bisa mengejar hingga finis. Apalagi di balapan kedua ini diatur tidak boleh masuk pit sehingga saya harus betul-betul mengatur strategi,” ujar Rio.

Rio terus menyalip rival-rivalnya dan akhirnya mampu menembus garis finis. Catatan waktu Rio terpaut 39,988 detik dari Davide Valsecchi yang menjadi juara di balapan ini.

”Tidak masalah finis ke-15 karena saya menunjukkan peningkatan,” kata pebalap tim Marussia Carlin GP2 itu.

Syafanir Sayuti, manajer pemasaran ritel dari PT Pertamina, selaku sponsor, memuji semangat Rio untuk terus bertarung meskipun mengalami insiden.(AFP/ECA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau