Ini Bedanya BlackBerry 9220 Dibanding Gemini 8520

Kompas.com - 24/04/2012, 17:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Research In Motion (RIM) telah meluncurkan BlackBerry Curve 9220 di Indonesia pada Selasa (24/4/2012).

Menurut Product Manager RIM Indonesia, Ardo Fadhola, yang ditemui saat peluncurannya hari ini di Jakarta, BlackBerry 9220 merupakan penerus BlackBerry Curve 8520 (Gemini) yang juga hanya mendukung 2G.

Sebagai penerus dari BlackBerry Gemini, Curve 9220 memiliki beberapa kelebihan dari pendahulunya tersebut, antara lain:

1. Harga awal lebih terjangkau

RIM mematok harga relatif terjangkau untuk Davis, yakni Rp 1.999.000. Menurut Product Manager RIM Indonesia Ardo Fardhola, ini adalah harga awal termurah untuk perangkat BlackBerry.

Soal harga dirasa efektif untuk membujuk masyarakat yang sebelumnya menggunakan feature phone agar beralih ke smartphone.

2. Adanya tombol BlackBerry Messenger khusus

Terdapat BBM key di sisi kiri Curve 9220 yang langsung membawa pengguna ke layanan BlackBerry Messenger (BBM) dengan sekali pencet.

3. Terdapat fitur Radio FM

"BBM key dan radio FM merupakan fitur yang baru digunakan RIM, dan pertama kali ada di BlackBerry Curve 9220," jelas Ardo.

4. BlackBerry OS 7.1

BlackBerry Davis menggunakan sistem operasi terkini BlackBerry OS 7,1. Jika smartphone BlackBerry lain ingin menggunakan sistem operasi tersebut, maka harus melakukan upgrade.

5. Kapasitas baterai yang lebih besar

Davis memiliki daya tahan baterai paling tinggi dibandingkan keluarga Curve yang lain. Kapasitasnya 1.450 mAh, sedangkan Curve sebelumnya 1.150 mAh.

Pihak RIM mengklaim, baterai Davis bisa bertahan hingga 28 jam untuk memutar musik dan 7 jam untuk bicara.

6. Memori

Memori internal yang lebih besar sebesar 512 MB, di Gemini hanya 128 MB.

Meski hanya mengusung teknologi 2G, RIM tetap percaya diri menjual BlackBerry Davis.

Sebab, menurut penelitian yang dilakukan di beberapa kota di Indonesia, ponsel ini sudah cukup mengakomodasi kebutuhan anak muda Indonesia yang lebih banyak mengakses jejaring sosial dan BBM.

Curve 9220 yang mempunyai sebutan BlackBery Davis ini akan tersedia di pasaran Indonesia mulai Rabu (25/4/2012) dan dibanderol seharga Rp 1.999.000.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau