Hari buruh

Unjuk Rasa Buruh Besok, Sejumlah Ruas Jalan Dialihkan

Kompas.com - 30/04/2012, 15:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar 52.000 buruh akan melakukan aksi unjuk rasa besok, Selasa (1/5/2012), dalam rangka perayaan hari buruh sedunia atau yang biasa disebut "May Day". Hal tersebut diperkirakan akan membuat lalu lintas di sejumlah titik macet.

"Ada 12 titik yang diantisipasi seperti di depan Istana, bundaran HI, kantor Gubernur, gedung DPR, KPK, Istana Wapres, dan Mabes Polri. Sudah kami siapkan pengalihan arus," ungkap Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Dwi Sigit Nurmantyas, Senin (30/4/2012), di Mapolda Metro Jaya.

Pengalihan arus lalu lintas itu akan dilakukan melihat pergerakan dari buruh. Kalau pendemo memulai aksinya pagi, kata Sigit, sudah dari pagi dilakukan pengalihan arus. Tapi kalau siang, akan dilakukan pada siang hari. Jadi tergantung situasi.

Adapun rute pengalihan arus lalu lintas yang akan diterapkan besok adalah sebagai berikut:

1. Untuk aksi unjuk rasa di Istana Negara: a. Dari arah Harmoni (Jalan Hayam Wuruk) akan dialihkan melalui: 1) Jalan Suryo Pranoto-Cideng - Tanah Abang. 2) Jalan Ir H Juanda-Jalan Veteran/Jalan Kathedral. b. Arah Thamrin menuju Istana akan dialihkan melalui: 1) Jalan KH Wahid Hasyim/Jalan Kebon Sirih-Jalan Cideng Barat-Jalan Suryo Pranoto. 2) Jalan Kebon Sirih/MMS-Jalan M Ridwan Rais-Jalan MMT-Jalan Perwira. 3) Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Tanah Abang Timur-Jalan Abd. Muis.

2. Unjuk rasa di bundaran HI a. Arah Jalan Jend Sudirman: Jalan Teluk Betung-Jalan Kebon Kacang atau Dukuh atas - Jalan Kendal b. Arah Jalan Jend Sudirman: Dukuh Atas-Tanah Abang Jalan Galunggung.

3. Unjuk rasa di DPR/MPR RI: a. Arah Semanggi : Semanggi-Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Gelora-Jalan Gelora 1/Jalan Palmerah Utara. b. Arah Jalan Sisinga mangaraja/Jalan Sudirman : Jalan Asia Afrika/Jalan Pintu 1 Senayan-Jalan Asia Afrika-Jalan Gelora-Jalan Gelora 1/Jalan Palmerah Utara. c. Arah Jalan S Parman : Jalan Pejompongan-Jalan Penjernihan/Jalan Gelora 1.

4. Gelora Bung Karno dan sekitarnya akan digunakan sebagai sarana parkir dengan kapasitas 2500 bus.

"Khusunya di Jakarta, karena itu hari buruh, saya imbau agar menghindari titik konsentrasi massa dan mengambil jalan alternatif," kata Sigit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau