JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mulai besok, Selasa (1/5/2012) pagi, akan melakukan uji coba kontra arus di ruas tol dalam kota Km 3+050 hingga Km 8+600.
Uji coba ini diharapkan bisa menekan angka kemacetan di tol pada pagi hari saat arus kendaraan menumpuk. Hal ini diungkapkan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Dwi Sigit Nurmantyas, Senin (30/4/2012), di Mapolda Metro Jaya.
"Diharapkan kemacetan di dalam tol berkurang 20 persen dari data per bulan September 2011," ucapnya.
Ia menjelaskan, setiap harinya di tol dalam kota Cawang-Tomang-Pluit ada sekitar 314.368 kendaraan yang melintas. Jumlah itu dinilai tidak bisa lagi ditampung ruas jalan tol yang ada ke arah Pluit.
Oleh karena itu, setelah melalui kajian Ditlantas Polda Metro Jaya dan Jasa Marga, sistem kontra arus (contraflow) akhirnya dipilih untuk mengurangi kecepatan.
"Pada prinsipnya kontra arus untuk menambah kapasitas dan hanya dapat dilakukan pada ruang jalan tol tertentu, serta pada waktu tertentu," papar Sigit.
Sistem itu dilakukan lantaran opsi menekan kemacetan lain seperti pelebaran jalan tol sudah tidak mungkin lagi dilakukan.
"Lahan terbatas, proses pembuatan jalan mengganggu lalu lintas, membutuhkan waktu yang sangat lama, dan membutuhkan biaya yang sangat besar," tutur Sigit.
Adapun uji coba sistem kontra arus di ruas tol dalam kota akan diberlakukan mulai 1 Mei 2012 hingga 14 hari ke depan.
Jika dinilai sukses, sistem ini akan ditetapkan untuk seterusnya. Rencananya, sistem kontra arus hanya akan dilakukan pada hari kerja, yakni Senin sampai Jumat pukul 06.00-10.00 WIB.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang