Foke Sambut Keinginan Jokowi untuk Bertemu

Kompas.com - 30/04/2012, 18:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menanggapi keinginan Joko Widodo untuk bertemu, calon Gubernur DKI Jakarta incumbent Fauzi Bowo mengatakan menyambut dengan tangan terbuka.

Tidak tertutup kemungkinan untuk dua bakal calon Gubernur DKI Jakarta yang memiliki posisi tertinggi di setiap survei ini bertatap muka.

"Silakan saja kalau mau berkenalan. Saya terbuka kok," kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, sambil tersenyum ketika dijumpai di Balaikota, Jakarta, Senin (30/4/2012).

Namun mengingat jadwal Foke yang masih menjabat sebagai DKI-1 terbilang cukup padat, tampaknya harus ada jadwal tersendiri yang disisihkan oleh pria berkumis ini untuk saling mengenal dengan Wali Kota Surakarta (Solo) ini.

Tapi ketika ditanya apakah akan ada jadwal dan ruang khusus untuk bertemu dengan Joko Widodo, Foke memilih untuk bungkam dan tak menanggapi pertanyaan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Joko Widodo mengungkapkan keinginannya berkenalan dan bertatap muka langsung dengan Fauzi Bowo. Pria pencinta musik rock ini ingin berbicara dan berbagi cerita tentang Jakarta.

Keinginan ini cukup beralasan mengingat dalam berbagai acara yang melibatkan enam pasang bakal calon Gubernur, Foke jarang hadir.

Sehingga Jokowi hanya berkomunikasi dengan empat pasang calon lainnya yakni Alex Noerdin-Nono Sampono, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini, Faisal Basri-Biem Benyamin, dan Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau