Pilkada dki

Hidayat: Saya dan Jokowi Diadu Domba

Kompas.com - 07/05/2012, 12:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Peredaran selebaran gelap berisi kampanye negatif (black campaign) terhadap Joko Widodo, salah satu bakal calon Gubernur DKI Jakarta, mengundang reaksi banyak pihak. Hidayat Nur Wahid, bakal calon lainnya yang diusung Partai Keadilan Sejahtera, ikut bersuara atas penggunaan cara berpolitik gaya lama tersebut.

"Itu upaya mengadu domba saya dan Jokowi, termasuk antara pendukung saya dan pendukung Jokowi," kata Hidayat saat jumpa pers di Media Center Hidayat-Didik, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (6/5/2012).

Mantan Ketua MPR ini pantas berbicara tegas dan keras, di luar kebiasaannya. Pasalnya, beberapa salinan selebaran tentang Jokowi ditempelkan di dekat posternya, bahkan di antara gambar Hidayat dan pasangannya, Didik J Rachbini. Pola tersebut memberi kesan kampanye negatif dilakukan oleh pihak yang mengusung slogan "Beresin Jakarta".

Karena itu, Hidayat meminta pihak yang mengatur dan mengawasi pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta perlu bersikap tegas. "Panwasda dan KPU perlu melakukan inspeksi. Penggunaan cara-cara kampanye negatif ini bisa berakibat pada pendukung masing-masing di akar rumput," kata mantan Presiden PKS itu.

Selebaran tentang Jokowi telah menyebar di beberapa permukiman di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat. Dalam selebaran yang berisi tulisan tebal "Tolak Jokowi" itu terdapat paparan tiga poin terkait kepemimpinan Jokowi di Solo. Selebaran tersebut juga yang menyebut Jokowi sebagai pemimpin yang tidak amanah. Dicantumkan pula kalimat sumpah jabatan yang dibacakan Jokowi saat memimpin Solo pada periode kedua.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau