Tragedi sukhoi

KTP dan Kartu ATM Korban Sukhoi Ditemukan

Kompas.com - 11/05/2012, 23:04 WIB

BOGOR, KOMPAS.com — Kartu tanda penduduk (KTP) atas nama Kornel Sihombing ditemukan tim gabungan pencari korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100.

Kornel diidentifikasi sebagai salah satu pegawai PT Dirgantara Indonesia (DI). Hal itu dikatakan Eko Sulistyo, salah seorang anggota tim pencarian. Eko pergi bersama sukarelawan dari Taman Nasional Gunung Halimun Salak, TNI, dan relawan lainnya.

Selain itu, Duyeh, sukarelawan dari Spirit Paintball, menemukan kartu ATM atas nama Ganis Arman.

"Hingga sore hari, ada empat kantong berhasil diangkat ke puncak 1, yang jaraknya 2.000 meter dari dasar lembah. Tujuh lainnya masih ada di dasar lembah antara puncak 1 dan puncak 2," katanya.

Identifikasi lain yang dilakukan menemukan berbagai macam benda yang diduga milik korban, di antaranya sayap kiri pesawat, laptop, hingga telepon genggam. Selain itu, ditemukan juga kursi lontar dengan parasut. Mayoritas dalam keadaan terbakar.

"Badan pesawat juga terperosok di kedalaman 200 meter. Sepertinya pesawat menabrak tebing dulu, lalu jatuh ke bagian kiri tebing," kata Duyeh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau