Perlu-Tidaknya Operasi Lanjutan Diputuskan Jumat

Kompas.com - 17/05/2012, 16:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Perlu-tidaknya operasi lanjutan untuk pencarian korban dan puing pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak akan diputuskan di hari kesepuluh operasi search and resque (SAR), Jumat (18/5/2012).

"Jadi, keputusan tergantung hasil rapat besok siang," kata Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Daryatmo di posko Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/5/2012) pagi tadi.

Menurut dia, pertimbangan berlanjut atau berakhir ini ada karena barang bukti yang dipindahkan semakin sedikit. Saat ini sebagian besar tim SAR sudah ditarik dari lokasi, termasuk tim SAR dari Rusia.

Sampai hari kesembilan, operasi pencarian korban dan puing kecelakaan tersebut hingga Kamis ini masih terus dilanjutkan. Tim SAR yang masih di lapangan melakukan penyapuan di lokasi jatuhnya pesawat.

Ketua tim SAR dari Badan SAR Nasional (Basarnas), Ketut Parwa, mengatakan bahwa saat ini petugas masih melakukan penyapuan di lokasi jatuhnya pesawat dengan sistem vertikal ke kiri dan ke kanan serta horizontal ke kiri dan ke kanan dengan radius 20 meter hingga 30 meter. Penyapuan dilakukan untuk memastikan lokasi bersih dan tidak ada lagi korban yang tertinggal.

Hari ini, lanjut Ketut, telah dikirim lima kantong jenazah ke Bandara Halim Perdanakusuma dan selanjutnya diantar ke Rumah Sakit Polri di Kramatjati, Jakarta Timur.

Menurut Ketut, awalnya jumlah kantong jenazah yang digunakan tim SAR sebanyak sembilan kantong. Namun, untuk efisiensi dan mengurangi beban heli, maka menjadi lima kantong.

Sejauh ini, tim SAR gabungan telah membawa total 37 kantong jenazah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau