Kemiskinan

Penerima Raskin di Kalbar Berkurang Drastis

Kompas.com - 24/05/2012, 11:02 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Jumlah warga Kalimantan Barat penerima program beras untuk masyarakat miskin atau raskin berkurang dari 346.675 keluarga menjadi 241.655 keluarga pada tahun 2012 ini.

Perlu sosialisasi yang jelas kepada masyarakat karena perubahan jumlah penerima terjadi di tengah tahun anggaran. Jumlah masyarakat penerima raskin ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Deputi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Adang Setiana pada 24 April 2012, data baru penerima raskin itu berlaku mulai Juni hingga Desember 2012. Kepala Perum Bulog Divisi Regional Kalimantan Haryo Bawono, Rabu (23/5/2012) mengatakan, perubahan jumlah penerima raskin di tengah tahun anggaran itu harus disosialisan.  Tujuannya, agar masyarakat yang tak menerima lagi raskin bisa memahami pengurangan jumlah itu dan Bulog hanya bertugas menyalurkan. Namun  karena tugas itu, Bulog akan berhadapan langsung dengan masyarakat.

"Kami akan mengundang tim dari kementerian supaya menjelaskan langsung kepada pemerintah daerah tingkat dua. Dari kepala daerah tingkat dua, sosialisasi bisa diteruskan kepada masyarakat," kata Haryo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau