Ujian nasional

Anak Penjaga Toko dan Parkir Lulus Terbaik Tingkat Nasional

Kompas.com - 25/05/2012, 14:10 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com — Kabupaten Lamongan di Jawa Timur kembali menorehkan prestasi luar biasa dalam ujian nasional tahun ini. Dua siswi di kabupaten itu meraih nilai terbaik kedua dan tiga tingkat nasional SMA/SMK.

Mereka adalah Novi Wulandari dan Nur Uthfi Khumairo. Novi adalah anak dari pasangan Mustakim-Sepi Setiawati. Mustakim sehari-hari adalah penjaga toko, sementara Sepi bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Novi meraih nilai terbaik kedua tingkat nasional dengan total nilai 58,50. Dia juga terbaik se-Jawa Timur untuk siswa SMA bidang Ilmu Pengetahuan Alam.

Adapun Nur Utfhi Khumairo meraih nilai tertinggi ketiga nasional dan peringkat kedua se-Jatim untuk siswa SMK dengan nilai 38,53 bidang Akuntansi. Ayahnya, Jabar, sehari-hari adalah tukang parkir di Kaliotik, dan ibunya, Anis, ibu rumah tangga.

"Saya sebelumnya memang berobsesi jadi terbaik nasional agar bisa kuliah," kata Novi. Ia selama ini langganan juara I, tetapi saat kelas XII sempat merosot ke peringkat V karena bimbang melanjutkan kuliah atau tidak.

"Selama ini saya dapat beasiswa. Kalau kuliah uang dari mana. Akan tetapi, saya bertekad agar meraih prestasi nasional agar dapat beasiswa dan tidak memberatkan orangtua," katanya.

Saat mendapat informasi nilainya terbaik nasional kedua, Novi langsung sujud syukur dan memeluk sang ayah. "Alhamdulillah keinginan saya membahagiakan orangtua terlaksana," ucapnya, berkaca-kaca.

Meskipun masih bingung soal biaya, ia mendaftar seleksi ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta lewat jalur prestasi jurusan Geofisika dan Statistika. Untuk di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik, ia sudah lolos ujian tahap pertama. Kalau nanti yang di UGM tidak lolos, Novi ingin ambil jurusan Statistik di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. "Saya ingin dapat beasiswa agar tidak merepotkan orangtua," kata Novi.

Adapun Uthfi telah diterima kerja di sebuah dealer sepeda motor produksi India begitu ujian usai. "Itu untuk mengisi waktu, jaga-jaga kalau nanti enggak bisa kuliah. Kalau ada biaya ingin ambil jurusan Akuntansi di Universitas Airlangga Surabaya. Saya mau jadi akuntan," harapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau