JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah tengah mencanangkan program hemat energi untuk mencegah defisit anggaran subsidi bahan bakar minyak. Program itu disampaikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lewat lima kebijakan beberapa hari lalu.
Lalu, bagaimana kondisi di legislatif di hari pertama pelaksanaan program penghematan, Jumat (1/6/2012)? Pengamatan Kompas.com di kompleks Gedung Parlemen Senayan, tak ada perubahan berarti. Pemborosan energi masih terjadi.
Untuk diketahui, biasanya tak ada kegiatan di DPR seperti rapat di komisi atau paripurna pada hari Jumat. Namun, kondisi di ruang komisi masih terang. Lampu di ruang rapat Komisi I, III, VIII, dan Badan Kehormatan yang terletak di lantai I Gedung Nusantara II masih menyala terang. Pendingin udara juga masih menyala.
Begitu pula lampu di ruangan Badan Legislatif, Komisi IX, X, dan XI masih menyala meskipun tak seterang biasanya. Tak hanya di dalam ruangan yang tak terpakai, lampu juga menyala di luar ruangan meskipun kondisi masih siang.
Puluhan lampu menyala di atap di lantai dasar Gedung Nusantara II. Padahal, di sana sudah terang lantaran berdekatan dengan ruang terbuka. Begitu pula di lantai dasar, lantai I, dan II Gedung Nusantara II. Lampu di sana menyala meskipun kondisi sudah terang karena dindingnya dari kaca sehingga cahaya bisa masuk.
Kondisi yang sama terlihat di teras Gedung Nusantara I. Eskalator di Gedung Nusantara II juga belum dipasang sensor gerak sehingga terus-menerus bergerak dengan atau tanpa orang yang menaikinya.
Sekretaris Jenderal DPR Nining Indra Saleh mengklaim sudah melaksanakan penghematan hari ini. Bahkan, Nining menyebut penghematan di lingkungan DPR sudah dilakukan sejak tahun lalu dengan mengganti peralatan yang boros listrik.
"Itu terbukti, misalnya, di 2010 ke 2011 penghematannya hampir Rp 10 miliar per tahun. Selisihnya setelah kita tata kembali. Ini jadi efisiensi tak hanya memadamkan listrik lebih dini, tapi peralatan yang nilainya memboroskan energi juga kita tata. Ini sudah terbukti, sudah kita laksanakan," kata Nining.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang