Ratusan Bonek Antar Jenazah Purwo Adi

Kompas.com - 04/06/2012, 14:10 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemakaman Purwo Adi (18), suporter Persebaya yang tewas saat kericuhan usai pertandingan Persebaya vs Persija, Minggu (3/6/2012), siang ini dihadiri ratusan bonek dari berbagai koordinator wilayah di Surabaya dan sekitarnya.

Mengenakan kostum suporter kebanggaan, para bonek mengantar mereka dari rumah duka Jalan Babadan Rukun VI Nomor 3 Surabaya menuju pemakaman umum Asem Jajar Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo Surabaya, Senin (4/6/2012).

Turut hadir dalam pemakaman itu, beberapa teman sekolah dan guru almarhum, beberapa pemain dan ofisial Persebaya termasuk Andik Fermansyah, serta keluarga dan kerabat almarhum.

Salah satu guru almarhum, Yuli Suji Astuti, mengaku sangat kehilangan Purwo yang dikenal santun kepada teman dan guru-gurunya itu. ''Almarhum sempat menggelar pesta kebun saat ulang tahunnya beberapa bulan lalu,'' katanya.

Meski tidak memiliki prestasi yang menonjol, siswa kelas III jurusan Teknik Kimia Industri itu kata Yuli bukanlah siswa yang merepotkan dan bukan termasuk siswa yang memiliki catatan kenakalan.

Menurut keterangan sementara polisi, almarhum tewas karena kekurangan oksigen saat keluar dari salah satu pintu Stadion Gelora Sepuluh Nopember saat suasana ricuh karena polisi menembakkan gas air mata.

Polisi membantah telah terjadi kontak fisik dengan almarhum. Di tengah suasana ricuh itu, para bonek berebut keluar stadion. Purwo duduga diduga tewas karena kekurangan oksigen dan terinjak-injak suporter lain.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau